Mengapa Muslim Rohingya Justru Ditolak Bangladesh?

Muslim Rohingya secara fisik terlihat seperti orang Bangladesh. Dialek berbicara mereka juga lebih dekat dengan orang Bangladesh. Agama juga sama. Mengapa Bangladesh menolak mereka? Tulisan Harun ur Rasyid, mantan Duta Besar Bangladesh untuk PBB di  Jenewa yang dimuat di The Daily Star tanggal 20 Juni 2012 ini, mungkin bisa menjelaskannya.

pengungsi rohingnya

Pengungsi Rohingnya, secara fisik terlihat seperti orang Bangladesh

MYANMAR merupakan negara multi-agama dengan jumlah penduduk sekitar 60 juta orang. Statistik menunjukkan bahwa 89% penduduknya beragama Budha, 4% adalah Kristen, 4% adalah Muslim, dan sisanya mengikuti agama-agama lain, termasuk Hindu dan Baha’i.

Nama “Rohingya” berasal dari kata “Rohang,” yang diyakini merupakan nama kuno dari Rakhine (Arakan) di negara Myanmar. Kekerasan terakhir di negara bagian Rakhine Rohingya telah menyebabkan banyak warga Myanmar khususnya Muslim Rohingya mengungsi dan mencoba untuk menyeberangi perbatasan sejauh 200 kilometer menuju Bangladesh. Sekitar 40% dari populasi negara bagian Rakhine diperkirakan beragama Muslim.

Bangladesh berbatasan dengan dua negara bagian Myanmar, yaitu negara bagian Rakhine (Arakan) dan negara bagian Chin. Kebanyakan penduduk negara bagian Chin memeluk agama Kristen. Tidak ada pengungsi yang datang dari negara bagian Chin ke Bangladesh.

Di Myanmar, selain Muslim Rakhine (Rohingya), ada juga Muslim yang tinggal di bagian lain Myanmar. Mereka datang dari Gujarat (India) dan Cina, dan hidup damai dengan kelompok-kelompok etnis lainnya di berbagai negara bagian dan wilayah di Myanmar, termasuk Yangon.

Muslim Rohingya terlihat seperti orang Bangladesh yang tinggal di tenggara dan dialek berbicara mereka memang lebih dekat dengan orang Bangladesh di perbatasan. Mereka dapat dengan lebih mudah berbaur dengan masyarakat setempat.

Selanjutnya, dilaporkan bahwa terjadi kerusuhan baru-baru ini yang bermula pada tanggal 3 Juni 2012 setelah polisi di Rakhine dilaporkan telah menahan tiga pria Muslim (Rohingya) sehubungan dengan dugaan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap seorang wanita Budhis akhir bulan lalu. Belum selesai proses penyidikan terhadap kasus tersebut, muncul kejadian penyerangan secara serampangan dan membabi buta oleh umat Budha di dalam bus pada awal Juni yang menewaskan 10 orang muslim. Menurut laporan pejabat Myanmar, korban tewas ada 13 Budhis Rakhine dan 16 Muslim Rohingya.

Pertanyaannya adalah, mengingat kejadian kerusuhan di negara bagian Rakhine awal Juni lalu, dapatkah Rohingya dianggap sebagai “pengungsi” menurut Konvensi PBB tentang Pengungsi tahun 1951 atau Protokol 1967?

Agar memenuhi syarat sebagai pengungsi, harus ada unsur alasan “ketakutan yang beralasan karena penganiayaan” oleh negara. Kerusuhan ini dipicu dari tindakan yang diduga murni kejadian kriminal terhadap perempuan Budha oleh beberapa Muslim Rohingya dan tidak timbul dari penganiayaan oleh pihak berwenang. Hal ini dianggap sebagai masalah hukum biasa di Myanmar.

Bangladesh bukanlah pihak yang ikut menandatangani Konvensi PBB tentang Pengungsi (UN Convention of the Refugees). Sehingga tidak ada kewajiban hukum untuk menerima Muslim Rohingya sebagai pengungsi. Namun demikian, meskipun tidak memiliki kewajiban secara hukum, tetapi setidaknya Bangladesh memiliki sebuah kewajiban moral atau kemanusiaan dalam situasi perang seperti kejadian yang menimpa Muslim Rohingya. Namun mengingat kejadian di Myanmar adalah bentrokan sektarian antara minoritas dan kelompok mayoritas di negara bagian Rakhine, Muslim Rohingya tidak bisa disebut dalam definisi “pengungsi”.

Pada tanggal 13 Juni 2012, Menteri Luar Negeri Bangladesh Dr. Dipu Moni mengatakan, Bangladesh tidak mau memberikan perlindungan bagi Muslim Rohingya meskipun dunia internasional menyerukan agar membuka pintu perbatasan. “Kami sudah dibebani dengan ribuan pengungsi Rohingya yang tinggal di Bangladesh dan kita tidak ingin lagi ada tambahan dari mereka,” katanya.

Dalam pandangan saya, sikap pemerintah sudah benar dengan alasan yang saya perkuat sebagai berikut:

Pertama, Bangladesh adalah negara yang tergolong kelebihan penduduk dibandingkan dengan ukuran teritorialnya (sekitar 160 juta orang terjepit di daerah berukuran luas 147.570 kilometer persegi). Pejabat Bangladesh memperkirakan ada sekitar 300.000 Muslim Rohingya di negeri ini (Bangladesh), dengan sekitar sepersepuluh dari para pengungsi itu menempati dua kamp pengungsi resmi di distrik selatan Bazaar Cox.

Kedua, pengungsi Rohingya merupakan beban berat bagi ekonomi Bangladesh dan sumber daya yang minim. Dilaporkan bahwa penduduk setempat banyak yang tidak mau menerima pengungsi Rohingya, beberapa di antaranya diduga karena keterlibatan mereka dalam kegiatan yang tidak diinginkan baik di dalam area lokal atau di perbatasan. Oleh warga setempat, pengungsi Muslim Rohingya dianggap sebagai ancaman bagi kedamaian dan keamanan masyarakat setempat.

Ketiga, pengungsi Rohingya dilaporkan telah menciptakan citra buruk tentang Bangladesh di kawasan Timur Tengah yang merupakan salah satu tempat tujuan rakyat Bangladesh mencari penghidupan. Hal itu diduga karena sebagian besar “Bangladesh” yang banyak melakukan kejahatan di Arab Saudi diketahui ternyata merupakan Muslim Rohingya berpaspor palsu Bangladesh atau dipalsukan.

Keempat, banyak yang percaya bahwa, setelah dirampas hak-haknya sebagai warga negara Myanmar sejak tahun 1962 ketika Jenderal Ne Win merebut kekuasaan, banyak Muslim Rohingya dilaporkan melakukan perlawanan gerilya melalui sebuah organisasi perlawanan antara lain: Arakan Rohingya National Organisation dan Arakan Rohingya Islamic Front untuk menuntut kemerdekaan tanah Rohingya di negara bagian Rakhine. Pada tahun 1978, ketika Bangladesh pada kesepakatan dengan pengungsi Rohingya untuk dipulangkan ke Myanmar, pengungsi Muslim Rohingya dilaporkan menolak pemulangan mereka sampai tanah itu benar-benar “aman” menurut sudut pandang mereka.

Kelima, kesalahpahaman serius telah tercipta di masa lalu antara Bangladesh dan Myanmar tentang isu pengungsi Muslim Rohingya. Bangladesh tidak ingin terlibat salah paham tentang masalah itu dengan salah satu tetangga terdekatnya, yang berada pada jalur mantap menuju reformasi yang demokratis. Perdana Menteri Bangladesh mengunjungi Myanmar Desember lalu dan presiden Myanmar diperkirakan akan berkunjung pada pertengahan Juli – setelah jeda 26 tahun.

Pemimpin pro demokrasi Aung San Suu Kyi bulan lalu bertemu dengan ribuan pengungsi Myanmar yang sekarang tinggal di kamp perbatasan Thailand. Dia berjanji untuk mencoba sebanyak yang dia bisa lakukan untuk membantu mereka kembali ke rumah mereka di Myanmar. Suu Kyi juga bersumpah untuk tidak melupakan mereka. Namun yang perlu dicatat, dia hanya bersikap diam pada kekerasan yang terjadi saat ini di negara bagian Rakhine dan terhadap pengungsi Muslim Rohingya di Bangladesh. Tentu saja sikap ini sangat mengecewakan.

Diharapkan, selama Suu Kyi melakukan tur Eropa, para pemimpin Eropa dan Organisasi Hak Asasi Manusia harus mendesaknya untuk mengatasi kerusuhan dan akar permasalahan pengungsi Muslim Rohingya di Bangladesh.

Sekretaris Jenderal PBB harus memainkan peran aktif dalam mengatasi isu-isu komunitas agama minoritas di negara bagian Rakhine dengan pemerintah Myanmar.

Karena Bangladesh sudah menjadi tempat berlidung lebih dari 300.000 pengungsi Muslim Rohingya dari Myanmar, ada pandangan bahwa negara-negara dan organisasi yang menyerukan Bangladesh untuk membuka perbatasan untuk Muslim Rohingya pada pertimbangan kemanusiaan diharapkan dapat mengirimkan pesawat atau kapal penumpang ke Chittagong, Bangladesh dan dapat membuka perbatasan dengan syarat bahwa mereka yang datang ke Bangladesh dari Myanmar akan dikirim ke negara tersebut.

Dari 15,4 juta pengungsi di dunia hari ini, catatan menunjukkan bahwa negara-negara berkembang di Asia dan Afrika telah menampung 80% jumlah pengungsi dunia. Namun yang perlu dicatat, negara-negara Barat justru mengubah negara mereka menjadi seperti “benteng kuat”. Negara Barat sangat enggan untuk menerima pengungsi-pengungsi dunia di negara dan tanah mereka. (tekaer)

Sumber : Terjemahan Muslimdaily

 

 

 

Iklan

Bom Non Nuklir Terbesar, Dijatuhkan di Afganistan

Bom GBU-43,

Bom GBU-43, “ibu dari segala bom”, bom non nuklir terbesar, dilengkapi GPS untuk mengarahkan sasaran.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melancarkan serangan besar militer ke kawasan Timur Tengah. Pusat Komando Amerika Serikat (CENTCOM) mengatakan bom terbesar non-nuklir digunakan untuk menghantam posisi pertahanan ISIS di dalam gua dan bunker di sebelah timur Afganistan.
Juru bicara Pentagon, Adam Stump, menerangkan kepada media, AS menjatuhkan bom GBU-43 pada Kamis, 13 April 2017 dari pesawat tempur MC-130 di Ditsrik Achin, Propinsi Nangarhar, dekat perbatasan Pakistan.
GBU-43 dikenal sebagai “ibu dari segala bom” yang memiliki berat 9.79 kilogram dilengkapi GPS -alat penuntun sasaran- itu diuji coba pertama kali pada Maret 2003, beberapa hari sebelum Perang Irak.

Bom dijatuhkan oleh pesawat MC-130 yang ditempatkan di Afghanistan dan dioperasikan oleh Komando Operasi Khusus Angkatan Udara.
Menurut CENTCOM serangan udara ini sengaja dilakukan untuk meminimalisir risiko terhadap pasukan Afganistan dan AS yang sedang melakukan operasi pembersihan di kawasan tersebut. Demikian juru bicara Pentagon, Adam Stump, menjelaskan kepada CNN.

Presiden Donald Trump memuji serangan tersebut dan menyebutnya sebagai “pekerjaan yang sukses”. “Kami sangat bangga pada militer kami, ini misi yang sangat sukses,” ujar Trump kepada wartawan, di Gedung Putih.

Para pejabat mengatakan target bom itu adalah gua dan terowongan di komplek ISIS di distrik Achin provinsi Nangarhar, daerah terpencil di timur negara itu yang berbatasan dengan Pakistan.

“Amerika Serikat memerangi ISIS dengan sangat serius dan untuk mengalahkan kelompok itu, kita tidak boleh memberi ruang. Itu yang kami lakukan,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih, Sean Spicer.
Namun ledakan besar setara dengan 11 ton TNT dengan radius 1,8 kilometer itu dapat berpotensi merenggut nyawa warga sipil.
Al Jazeera dalam laporannya mengutip keterangan pejabat Afganistan, Jumat, 14 April 2017, melaporkan, bom non-nuklir yang dijatuhkan AS itu menewaskan sedikitnya 36 militan dan menghancurkan kompleks terowongan ISIS.
“Tempat persembunyian dan terowongan yang dibangun ISIS hancur dan menewaskan 36 militan ISIS,” kata kantor Kementerian Pertahanan Afganistan.
Gubernur Propinsi Nangarhar,  Esmail Shinwari, mengatakan, bom tersebut mendarat di kawasan Momand Dara, Distrik Achin.
AL JAZEERA

Ternyata Virus Zika Ditularkan Nyamuk Aedes Aegypti

virus zika oke

Nyamuk Aedes Aegypty

Virus Zika adalah virus yang proses penularannya melalui media nyamuk Aedes Aegypti. Masih satu family dengan virus lain seperti virus penyebab penyakit demam berdarah, penyakit kuning, dan penyakit chikungunya.

Beberapa riset mengembangkan kecurigaan adanya kemungkinan penyebaran virus ini di luar media nyamuk, seperti melalui proses tranfusi darah dan hubungan seks. Meski dugaan ini belum bisa dibuktikan kebenarannya.

Virus ini pertama ini diidentifikasi pada tahun 1947 di negara Uganda. Temuan pertama kali dari kasus Virus Zika justru didapatkan dari kasus demam yang muncul pada binatang Kera asli endemik Uganda. Kemudian virus ini menjangkit manusia dan pernah menyerang sejumlah populasi manusia di kawasan Afrika secara meluas pada tahun 1954.

Dan kasus pertama dari penyakit yang disebabkan oleh Virus Zika di luar Afrika terjadi di Yap Island, sebuah pulau di kawasan Pasifik Mikronesia pada tahun 2007. Semenjak itu, kasus Virus Zika beberapa kali muncul dalam frekuensi yang tidak kuat di kawasan Pasifik. Di Asia Tenggara sendiri kasus ini masih terbilang sangat langka.

Efek Serius terhadap Wanita Hamil

Menurut laman resmi Depkes RI dikatakan bahaya terbesar dari serangan Virus Zika justru muncul pada ibu hamil, karena ibu hamil yang positif memiliki virus tersebut kemungkinan bisa menularkan virus tersebut pada janin dalam kandungannya. Dan Virus Zika akan menyerang jaringan otot dan sistem saraf termasuk sistem saraf pusat di otak dari janin.

Menurut laman itu juga dikatakan hubungan infeksi Virus Zika pada ibu hamil dengan kejadian cacat mikrosefalus (ukuran otak yang kecil) pada bayi yang dilahirkan belum terbukti secara ilmiah, namun bukti ke arah itu semakin kuat.

Dalam temuan di Brazil yang diketahui sebagai salah satu kota di Amerika Latin dengan kasus Zika Virus yang tinggi pada tahun 2015, terjadi peningkatan signifikan kasus bayi yang lahir dengan cacat Mikrosefalus.

Berdasarkan data pada tahun 2015, di Brazil secara keseluruhan ditemukan kasus Virus Zika hingga ribuan temuan dengan 500 lebih kasus diderita oleh ibu hamil pada bulan Desember 2015 lalu. Dan dari angka tersebut ditemukan 150 kasus ibu hamil yang akhirnya melahirkan bayi dengan Mikrosefalus. Menurut pemberitaan CNN secara total diperkirakan ada peningkatan bayi dengan Mikrosefalus hingga 4000-an kasus sepanjang tahun 2015 hingga Januari 2016 ini. Efek serius terhadap wanita hamil hanyalah salah satu dari beberapa potensi bahaya Virus Zika.

Gejala Infeksi Virus Zika

Beberapa pakar melihat adanya banyak kesamaan gejala antara Demam Berdarah dengan Demam Virus Zika. Keduanya sama-sama diawali dengan demam yang naik turun serta rasa linu hebat pada persendian dan tulang. Kadang juga disertai mual, pusing, rasa tidak nyaman di perut dan disertai rasa lemah dan lesu yang hebat.

Beberapa kesamaan sebagai gejala awal membuat penyakit ini diidentifikasi secara keliru dengan penyakit demam berdarah. Namun sebenarnya terdapat beberapa gejala khas yang bisa membedakan keluhan infeksi Virus Zika dengan penyakit Demam Berdarah, beberapa tanda khusus tersebut antara lain:

  • Demam cenderung tidak terlalu tinggi, kadang maksimal hanya pada suhu 38 derajat celcius. Cenderung naik turun sebagaimana gejala demam berdarah, tetapi tidak terlalu tinggi.
  • Muncul beberapa ruam pada kulit yang berbentuk makulapapular atau ruam melebar dengan benjolan tipis yang timbul. Kadang ruam meluas dan membentuk semacam ruam merah tua dan kecoklatan yang mendatar dan menonjol.
  • Muncul rasa nyeri pada sendi dan otot, kadang disertai lebam dan bengkak pada sendi dan otot seperti terbentur dan keseleo ringan.
  • Kerap muncul keluhan infeksi mata menyerupai konjungtivitas dengan mata kemerahan. Kadang warna sangat kuat pada bagian dalam kelopak sebagai tanda munculnya ruam pada bagian dalam kelopak mata.

Meski beberapa pakar kesehatan belum mengibarkan bendera putih yang menandakan penyakit ini tidak berbahaya. Namun sejauh ini tidak ada kasus kematian yang muncul karena infeksi Virus Zika. Penyakit yang memang masih dalam riset sejauh ini tidak menandakan sebagai penyakit berbahaya kecuali adanya masalah gangguan sendi, sakit kepala hebat, dan ruam yang membuat kulit terasa kurang nyaman dan gatal.

Penyakit yang memerlukan masa inkubasi 3 hari sebelum serangan ini juga kerap kali sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan medis yang serius. Penanganan paling efektif menurut Dr. Herawati adalah dengan meningkatkan asupan vitamin C, E, B, dan A dalam tubuh untuk memicu sistem kekebalan tubuh membentuk perlawanan alami terhadap Zika Virus. Dalam kondisi tubuh yang baik, penyakit infeksi Virus Zika dapat pulih dalam tempo 7 sampai 12 hari.

Noni Juice

Dunia medis sampai saat ini masih belum menemukan obat yang khusus untuk menyembuhkan Virus Zika. Karena itu, sampai saat ini pun belum ada herbal yang dinyatakan sebagai obat zika virus. Namun bagi Anda yang ingin memanfaatkan herbal untuk mencegah Virus Zika, maka pilihan tepatnya ialah herbal Noni Juice.

Riset ilmiah yang dilaksanakan pada Burns School of Medicine di University of Hawaii mengungkapkan bahwa Noni Juice mengandung zat yang kaya polisakarida yang telah terbukti ampuh meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Cara kerjanya ialah dengan meningkatkan aktivitas sel-sel darah putih untuk menyerang infeksi virus.

Ditambah lagi, Noni Juice aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Jika ibu hamil rutin mengonsumsi Noni Juice, maka bukan hanya sang ibu saja yang menambah perlindungannya terhadap Virus Zika, tetapi juga janin yang dikandungnya dibantu terlindung dari ancaman cacat Mikrosefalus.

Dengan meminumnya setiap hari, kekebalan tubuh Anda dioptimalkan untuk melawan berbagai serangan infeksi, termasuk infeksi Virus Zika. Itulah alasannya mengapa Noni Juice merupakan salah satu pilihan terbaik dalam membantu pencegahan Virus Zika bagi Anda dan keluarga.

Virus Zika di Indonesia

Belakangan dunia kesehatan Indonesia digegerkan oleh temuan yang diungkap oleh Dr. Herawati Sudoyo Ph.D, Deputi Direktur Eikjman Institute. Disampaikan bahwa lembaga kesehatan ini menemukan munculnya kembali kasus Virus Zika di Indonesia, tepatnya di kawasan Jambi pada awal semester tahun 2015 lalu.

Temuan ini cukup mengejutkan mengingat virus ini biasanya menjadi endemik kawasan Afrika dan area pasifik. Virus Zika ini terbilang jarang muncul di kawasan Asia Tenggara.

Meski demikian, virus yang ditularkan melalui nyamuk Aedes Aegypti ini sudah pernah meninggalkan jejaknya di Indonesia pada 1970-an.

Virus Zika dilaporkan bersirkulasi di Indonesia sejak tahun 1977. Pada tahun 1981 dilaporkan ada 7 orang penderita infeksi virus di Klaten, Jawa Tengah yang positif secara serologis terinfeksi Virus Zika. Seluruhnya terdeteksi dari hasil surveilans penderita demam berbasis rumah sakit yang dilakukan di RS Tegalyoso Klaten.

Manifestasi klinis lain yang muncul pada pasien Virus Zika positif tersebut antara lain : anorexia, diare, konstipasi, nyeri lambung, dan pusing. Satu pasien menunjukkan adanya conjunctivitis tetapi tidak ada yang menunjukkan gambaran ruam.

Pada tahun 1983, dalam studi serologis di Lombok, Nusa Tenggara Barat menunjukkan bahwa 6 dari 71 sampel (13%) menunjukkan adanya netralisasi antibodi terhadap ZIKV.

Tahun 2012, infeksi Virus Zika kembali dilaporkan teradi di Indonesia. Seorang perempuan Australia berusia 52 tahun dilaporkan mengalami tidak enak badan dan ruam setelah berlibur selama 9 hari ke Jakarta.

Saat di Australia, perempuan tersebut mengalami kelelahan, tidak enak enak badan dan sakit kepala. Empat hari setelah gejala, muncul ruam yang diikuti dengan nyeri otot .Hasil analisis laboratorium menunjukkan pasien tersebut positif terinfeksi Virus Zika.

Tahun 2015, Lembaga Biologi Molekuler Eijkman juga melaporkan adanya kasus terkonfirmasi Virus Zika di Indonesia.

(Tkr, dari berbagai sumber)

 

Raja Arab Saudi Hargai Surat Perdamaian Jokowi

foto utama 1

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat bertemu Raja Salman di Istana Al-Yamamah, Riyadh, Senin (18/1/2016) (Foto:Kemlu)

Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud menyambut baik perhatian yang diberikan Indonesia tersebut dan menegaskan kesiapan Arab Saudi untuk menjalin hubugan baik dengan semua negara Islam termasuk Iran sesuai dengan prinsip saling menghormati dan tidak mencampuri urusan dalam negeri masing masing negara.

Hal ini dikemukakan oleh Raja Salman, setelah membaca surat dari Presiden Jokowi, yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, langsung kepada Raja Salman di Istana Al-Yamamah, Riyadh, Senin (18/1/2016) kemarin.

Melalui surat tersebut, Presiden Jokowi antara lain menekankan pentingnya stabilitas dan perdamaian di kawasan, pentingnya hubungan baik Arab Saudi dan Iran, serta kesediaan Indonesia untuk membantu memperbaiki situasi hubungan kedua Negara.

“Arab Saudi menghargai langkah Indonesia sebagai negara pertama yang menyampaikan kesiapan untuk membantu terus terciptanya perdamaian di Timur Tengah, termasuk terjalinya kembali hubungan baik antara Arab Saudi dan Iran,” kata Menlu Retno sebagaimana dilansir situs www.kemlu.go.id .

Penyerahan surat serupa juga telah dilakukan oleh Menlu Retno kepada Presiden Iran, Hassan Rouhani, di Teheran, pada Rabu (13/1/2016) lalu.

Sebagai sahabat Arab Saudi dan Iran, Presiden RI mengharapkan kiranya tensi dan eskalasi antara Arab Saudi dan Iran dapat diturunkan serta menekankan pentingnya komunikasi terus dilakukan, termasuk pada akar rumput. Dalam kaitan inilah, Indonesia juga merencanakan untuk memprakarsai kegiatan track 2 bekerja sama dengan para ulama.

Guna menggalang perdamaian dan stabilitas di kawasan Timur Tengah, Menlu Retno Marsudi juga telah melakukan pembicaraan dan pertemuan dengan beberapa negara di kawasan seperti dengan Menlu UAE pada Kamis (14/1), dan dengan Menlu Oman pada Selasa (19/1/2016) ini.

Berbagai pertemuan juga akan terus dilakukan pada saat Pertemuan Luar Biasa Para Menteri Luar Negeri OKI (Organisasi Kerjasama Islam) yang akan diselenggarakan di Jeddah, Arab Saudi, Jumat (21/1/2016).

Langkah Indonesia ini merupakan wujud peran dan kontribusi aktif Indonesia di tingkat internasional itu dimaksudkan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas global. “Pesan perdamaian dan upaya Indonesia dijalankan sesuai dengan mandat Pembukaan UUD untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia dan perdamaian abadi” tegas Menlu Retno.

Kerja sama 5 Proyek Besar

Sebelum bertemu dengan Raja Salman, Menlu Retno juga bertemu dengan Menlu Arab Saydi Adel Bin Ahmed Al Jubeir untuk membahas pentingnya peran diplomasi dalam menjaga stabilitas dan perdamaian. Kedua Menlu juga membahas tindak lanjut kerja sama 5 proyek besar di Indonesia yaitu rencana pembangunan kota baru di Mentawai Sumbar, kawasan ekonomi khusus di Tanjung Lesung dan Mandalika, kilang minyak di Tuban dan Bontang, dan pembangunan 25.000 unit rumah.

“Selain masalah perdamaian kawasan dan kerja sama ekonomi, pertemuan dengan Menlu Al Jubeir juga dimanfaatkan untuk bahas kerja sama penanggulangan ekstremisme dan terorisme,” ungkap Retno.

Menlu Retno Marsudi juga telah bertemu dengan Menlu Iran yang dilakukan setelah penyerahan surat kepada Presiden Rouhani. Dalam pertemuan ini ditekankan kembali pentingnya kerja sama ekonomi Indonesia dan Iran. Dengan telah diangkatnya sanksi terhadap Iran maka kerja sama ekonomi Indonesia-Iran diperkirakan akan mengalami peningkatan.

Sumber : setkab.go.id

Editor    : Tkr

Akibat Asap, Produk Sinar Mas Diboikot di Singapura

Akun RedMart di Favebook

Akun RedMart di Favebook

Akibat “kiriman” asap dari Indonesia yang sampai ke wilayah Singapura, maka toko-toko di Negeri Singa ini memboikot produk Asia Pulp and Paper (APP). APP adalah anak perusahaan Sinar Mas Group yang dituduh sebagai biang keladi kebakaran hutan di Indonesia.
Setelah NTUC FairPrice and Sheng Siong yang menolak produk dari APP, kini toko online RedMart juga mengumumkan untuk tidak menjual lagi produk APP. Pada Senin (19/10/2015), mereka memutuskan untuk menarik semua produk APP.
RedMart menyatakan dalam akun Facebooknya bahwa penarikan produk APP itu dilakukan dengan inisiatif sendiri. Mereka memutuskan hal tersebut setelah adanya penyelidikan Singapore Environment Council dan the National Environmet Agency (NEA).
“Keputusan ini juga diambil setelah adanya penundaan sementara dari sertifikasi Green Label, dari distributor eksklusif APP yakni, Universal Sovereign Trading,” kata pihak RedMart, dalam pernyataannya, yang dikutip The Straits Times, Selasa (20/10/2015).
Produk yang ditarik terebut adalah produk di bawah merk dagang Paseo dan NICE. RedMart mengikuti langkah dari FairPrice, Sheng Siong dan Prime yang berhenti menjual produk kertas APP.
Sementara The Dairy Farm group yang mengoperasikan toko seperti 7-Eleven, Giant dan Cold Storage, juga mengumumkan untuk tidak lagi membeli produk dari APP. Namun keputusan itu baru akan dilakukan setelah stok yang The Dairy Firm miliki sudah habis.
Sebelumnya, The Straits Times memaparkan dalam grafis pada 16 Oktober 2015 yang menunjukkan keterkaitan APP dalam kebakaran hutan yang melanda Indonesia. Asap dari kebakaran hutan menjalar ke Singapura, Malaysia hingga Thailand.
“Sebagian besar dari wilayah kebakaran dan titik api di Indonesia, berada di lahan yang dimiliki oleh perusahaan itu (APP) dengan konsensi hutan yang diperoleh dari Pemerintah Indonesia. APP juga tengah dalam tekanan Pemerintah Indonesia dan LSM,” sebut grafis The Straits Times.
“Konsensi-konsesi yang dimiliki APP ini, mencatat jumlah titik api tertinggi dibanding perusahaan lain,” lanjut grafis tersebut.
The Straits Times mencatat hanya ada 19 produk APP yang ditarik dari FairPrice. Sementara 19 produk itu diperkirakan masih tersedia di Cold Storage, 7-Eleven, Giant dan beberapa toko lainnya.
Secara resmi, FairPrice menyatakan 18 produk APP ditarik dari gerainya. Tetapi menurut The Straits Times, produk APP yang hanya dijual di toko FairPrice Xtra juga telah ditarik dari peredaran.
(Tkr- sumber:The Straits Times)

NASA Potret Parahnya Kabut Asap di Indonesia

Foto kabut asap oleh satelit Terra di wilayah Kalimantan dan Sumatera (NASA)

Foto kabut asap oleh satelit Terra di wilayah Kalimantan dan Sumatera (NASA)

National Aeronautics and Space Administration (NASA), lembaga antariksa milik Amerika Serikat, mempublikasi foto satelit yang menampilkan bencana kabut asap yang menyelimuti wilayah Pulau Sumatera, Kalimantan, serta sebagian wilayah Singapura dan Malaysia.

Foto-foto yang dipublikasi lewat akun Twitter NASA Earth (@NASA_EO) pada 1 Oktober 2015 lalu disebut NASA sebagai kabut asap yang menyesakkan nafas.

Foto yang diambil dengan teknologi pencitraan Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS) yang dimiliki satelit Terra milik NASA itu menampakkan kabut asap yang bersumber dari pembakaran hutan di Pulau Sumatera dan Kalimantan. Kabut asap terlihat tertiup angin ke arah utara, sehingga turut menyelimuti wilayah Singapura dan Malaysia. Titik-titik api juga ditandai dengan lingkaran merah dalam citra foto tersebut.

Foto kabut asap dan titik-titik api di di Pulau Sumatera oleh satelit Terra. (NASA)

Foto kabut asap dan titik-titik api di di Pulau Sumatera oleh satelit Terra. (NASA)

Menurut ilmuwan NASA di situs Earth Observatory, kondisi kabut asap dan kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia tahun ini menjadi sangat buruk karena dipengaruhi oleh gelombang udara panas El Nino yang memperpanjang musim kemarau, dan mengurangi curah hujan, sama seperti tahun 1997 lalu.

“Kita sedang berada di pola yang sama dengan tahun 1997,” ujar Robert Field, ilmuwan NASA yang berasal dari Columbia University.

Menurutnya, kondisi di Sumatera dan wilayah selatan Singapura sama dengan kondisi El Nino tahun 1997 lalu, dimana beberapa wilayah hanya memiliki jarak pandang kurang dari 1 kilometer dalam satu minggu.

Di Kalimantan bahkan lebih parah lagi, jarak pandang di beberapa wilayah tersebut dilaporkan hanya 50 meter saja.

Data yang dikoleksi oleh MODIS juga menghitung partikel aerosol yang dikandung udara di wilayah tersebut. Menurut NASA  jumlah partikel asap tahun ini menyamai kabut asap 2006 lalu yang juga tak kalah parah kondisinya.

Bedanya, level tertinggi kandungan partikel asap tahun ini terjadi beberapa minggu lebih cepat dibandingkan pada tahun 2006 lalu. “Jika musim kemarau terus berkepanjangan tahun ini, maka 2015 menjadi salah satu tahun terburuk kabut asap yang terjadi di wilayah tersebut,” ujar Field.

Sumber: NASA

Blusukan ke Arab Saudi, Jokowi Dapat Medali, Tambah Kuota Haji dan Kilang Minyak

Presiden Jokowi saat menerima Medali Star of Order of Abdul Aziz Al Saud - Order of Merit with 5 degrees

Presiden Jokowi saat menerima Medali Star of Order of Abdul Aziz Al Saud – Order of Merit with 5 degrees

Jeddah – Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Kerajaan Arab Saudi, membuahkan hasil yang menggembirakan. Dalam pertemuan dengan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud, Indonesia pada Musim Haji tahun depan akan mendapatkan tambahan kuota sebanyak 10.000 orang.

Dalam rilisnya Sekretaris Kabinet (Seskab), Pramono Anung Wibowo menjelaskan, bahwa tambahan kuota tersebut diberikan langsung oleh Raja Salman, setelah Presiden memintanya. “Alhamdulilah untuk tahun depan mendapatkan tambahan sebanyak 10.000,” kata Pramono dalam rilisnya, Minggu (13/9/2015) dinihari WIB.

Kuota haji bagi Indonesia sangatlah penting, karena jumlah penduduk muslimnya yang terbesar di dunia. “Dengan kuota haji yang sekarang ini orang bisa antri 10 tahun baru bisa berhaji. Maka dengan demikian harapan Presiden selain tambahan 10.000, dan kita lagi fight lagi minta tambahan, dan mudah mudahan tahun depan dapat kembali lagi seperti awal sekitar 200.000 untuk kuota kita”, kata Seskab menjelaskan.

Seskab Pramono Anung juga menyampaikan, bahwa Presiden Jokowi secara sungguh sungguh memberikan perhatian pada perbaikan pelayanan haji. Ia menilai musibah jatuhnya crane yang merenggut banyak korban merupakan force majeure atau bencana karena adanya badai.

“Tetapi yang lebih utama adalah agar pelayanan haji kita itu dapat ditingkatkan. Walaupun sekarang ini sudah mengalami kemajuan tetapi bahwa ini masih banyak kekurangan untuk melakukan perbaikan,” kata Mas Pram, panggilan akrab Pramono Anung, mengutip pernyataan Presiden Jokowi.

Kedatangan Presiden Joko Widodo di Arab Saudi mendapat sambutan hangat dari Sang Raja. Jokowi pun diberikan tanda kehormatan oleh Raja Arab Saudi berupa medali  Star of Order of Abdul Aziz Al Saud – Order of Merit with 5 degrees. Medali serupa juga pernah diberikan kepada Barack Obama, David Cameron, George Bush, dan Shinzo Abe.

Pemberian tanda kehormatan dilakukan di Istana Al Salam Diwan Malaki, Jeddah, Arab Saudi setelah pertemuan bilateral dan santap siang. Tak sembarang kepala negara bisa mendapatkan tanda kehormatan ini dari Raja Arab Saudi.

“Apa yang kita lihat dan saksikan hari ini kerajaan beri apresiasi pada Presiden Jokowi dan pemerintahan. Mulai dari sambutan yang diberikan, dimulai diterima di pintu gerbang pesawat, jamuan makan siang dan medali Raja,” ujar Pramono Anung di Istana Raja Faisal, Jeddah, Sabtu (12/9/2015).

Tak hanya penyambutan dan medali penghormatan, Raja Arab bahkan meminjamkan Istana Raja Faisal untuk digunakan sebagai kantor bagi Presiden Jokowi. Di Istana Raja Faisal, Jokowi melakukan sederet pertemuan dan membahas berbagai macam isu.

Sebelumnya Presiden juga melakukan pertemuan marathon dengan Presiden Islamic Development Bank (IDB) dan Sekjen Organisasi Konferensi Islam (OKI).

Hasil lain yang didapat dari pembicaraan marathon Presiden Jokowi dengan sejumlah pejabat di Arab Saudi, menurut Seskab, adalah kemauan kuat perusahaan minyak Aramco,  yang dimiliki Saudi Arabia, untuk membangun kilang, sekaligus tanki penyimpanan minyaknya (storage).

Presiden Jokowi, lanjut Seskab, memberikan peluang untuk Arab Saudi berinvestasi di Indonesia, membangun kilang, dan nilai investasinya sekitar 10 miliar dollar AS.

“Maka dengan demikian itu salah satu hal konkrit yang dihasilkan pada pertemuan ini, selain itu kita juga meminta untuk pembebasan pajak berganda yang akhirnya disetujui kedua belah pihak yang nanti akan disiapkan oleh Menteri Keuangan dan Menko Perekonomian kita,” tambah Seskab kelahiran Kediri ini menjelaskan.

Selain itu, lanjut Seskab, Presiden Jokowi juga telah menyinggung mengenai upaya Bank BNI untuk membuka cabang di Jeddah mengingat banyaknya jumlah jemaah haji maupun umroh Indonesia, yang tiap tahunnya mecapai sekitar 700.000 orang.

“Insya Allah bisa diberikan, di Mekkah dan Madinah,” kata Mas Pram seraya menyampaikan pesan Presiden Jokowi agar para pejabat terkait memantau, memonitor terhadap pembahasan selanjutnya karena Saudi Arabia pernah gagal di sektor komunikasi, yaitu dengan perusahaan Axis yang akhirnya sahamnya dijual ke Malaysia dan seterusnya.

Menurut Pramono, pertemuan maraton kali ini masih ada 3 (tiga) lagi yaitu dengan Menteri Luar Negeri, kemudian Menteri Tenaga Kerja dan terakhir Badan Intelijen Negara (BIN).

“Presiden sungguh sangat gembira dengan perkembangan yang ada, dan memamg pemerintah Saudi Arabia menyampaikan belum pernah ada pembahasan yang maraton seperti ini yang dilakukan pemerintahan siapapun, dan ini menunjukan kesungguhan pemerintah Indonesia dan Saudi Arabia untuk lebih meningkatkan keakraban kedua negara,” pungkas Mas Pram.

Sumber : Setkab – Editor    : Tkr

Batu Akik Jadi Bukti Kehidupan di Planet Mars

Dua pecahan Meteor Nakhla yang jatuh di Mesir tahun 1911. Batu Akik Black Opal Australia.

Dua pecahan Meteor Nakhla yang jatuh di Mesir tahun 1911. Batu Akik Black Opal Australia.

London – Sebuah tim yang terdiri dari para astronom dari University of Glasgow telah menemukan jejak Batu Opal yang terdapat pada Meteor Nakhla yang berasal dari Planet Mars. Penemuan batu opal itu mengindikasikan adanya bentuk kehidupan di Planet Mars. Meteor Nakhla dinamai dari tempat ia jatuh di kota Nakhla, Mesir pada 1911.

Meteor Nakhla meteorit, dikatakan berasal dari aliran lava Mars, diklasifikasikan sebagai achrondite, atau batu tanpa chondrules, yang karena pengaruh dengan atmosfer bumi, meteorit itu pecah menjadi 40 bagian dan  sekarang disimpan di British Museum dan Smithsonian Institution.

Dalam penelitian yang ditulis secara panjang lebar di Jurnal Meteoritrics & Planetary Science, tim astronom mengatakan telah mendeteksi sisa-sisa Opal Api dengan corak warna semburat merah dan oranye, dengan bantuan mikroskop pemindai elektron.

Opal Api adalah sejenis Batu Akik yang biasa digunakan masyarakat untuk dijadikan perhiasan.

Batu opal biasa ditemukan dekat mata air panas yang kaya sumber mineral yang merupakan sumber kehidupan mikroba. Hal itu mengindikasikan bahwa sebagian lingkungan Mars memiliki kesamaan dengan Bumi sehingga bisa ditinggali oleh makhluk hidup.

“Kita tahu bahwa di Bumi, Batu Opal seperti ini sering terbentuk di dalam dan di sekitar mata air panas,” tulis Martin Lee, penulis utama dari penelitian ini. Menurut Lee, kehidupan mikroba tumbuh subur dalam kondisi tersebut, dan opal dapat menjebak dan melestarikan mikroba ini selama jutaan tahun.

“Jika di Mars ada mikroba, berarti mereka juga ikut terawetkan di dalam Opal di permukaan Mars,” kata Lee.

Sumber: techtimes.com

PBB Pastikan Australia Nyogok Kapten Kapal Pengungsi

Sebuah kapal pengungsi sedang berlayar menuju Australia (Reuters)

Sebuah kapal pengungsi sedang berlayar menuju Australia (Reuters)

SYDNEY – Badan PBB untuk urusan pengungsi, UNHCR memastikan, Australia memang telah memberikan uang suap kepada Kapten dan kru kapal yang membawa 65 pengungsi, untuk membawanya ke arah perairan Indonesia. Kepastian tersebut didapat setelah melakukan wawancara terhadap ke-65 pengungsi tersebut, dan juga Kapten serta kru kapal.

Diberitakan pula, bahwa pejabat Australia telah membayar kapten kapal dan kru yang membawa pengungsi itu dengan uang masing-masing sebesar USD5000.

“Kapal mereka diselamatkan oleh pihak Angkatan Laut (AL) Indonesia pada 31 Mei 2015. Kami telah mewawancarai 65 penumpang kapal dan mereka menyatakan para Anak Buah Kapal (ABK) menerima uang suap,” kata Direktur Regional UNHCR, James Lynch, seperti dilansir The Guardian, pada Minggu (14/6/2015).

Lynch juga mengatakan, berdasarkan pengakuan para pengungsi, mereka ditahan dalam kapal milik Bea dan Cukai Australia selama empat hari, sebelum mereka dimasukkan dalam dua kapal biru dan kemudian dibawa ke Indonesia.

“Informasi yang kami dapatkan memang belum terkonfirmasi. Namun, kami diberi tahu oleh 65 penumpang kapal bahwa mereka dihampiri oleh kapal AL Australia. Kemudian, mereka dipindahkan ke kapal Bea dan Cukai Australia dan mereka tinggal di sana selama empat hari. Setelah itu, mereka dimasukkan dalam dua kapal biru dan dibawa ke Indonesia,” sambungnya.

Sebelumnya, Perdana Menteri Australia Tony Abbott sendiri enggan berkomentar banyak mengenai hal ini, namun secara tersirat dirinya mendukung apa yang dilakukan oleh para pejabat di imigrasi Australia tersebut.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan, telah mempertanyakan hal ini kepada Duta Besar Australia untuk Indonesia Paul Grigson mengenai hal ini. Retno menyatakan, Grigson berjanji akan menyampaikan pertanyaannya ke pemerintah pusat di Canbera, dan akan segera memberi jawaban.

Sumber : The Guardian

Ketika Jawa Timur Disangka Jepang

Tampak dalam foto, wilayah Jawa Timur tampak dipenuhi oleh cahaya lampu

Tampak dalam foto, wilayah Jawa Timur tampak dipenuhi oleh cahaya lampu

Surabaya (Sergap) – Badan luar angkasa Amerika Serikat, NASA baru-baru ini mengajak tebak-tebakan foto satelit. Main tebak-tebakan/kuis ala NASA ini digelar dalam websitenya pada Selasa, tanggal 26 Mei 2015. Sebuah foto lanskap bagian bumi di malam hari yang dipotret dari luar angkasa ditayangkan, dan diminta para pembacanya untuk menebaknya.

Foto yang harus ditebak adalah sebuah foto satelit Planet Bumi di malam hari, ada sebuah daratan memanjang ke bagian atas foto dengan lengkung Bumi di ujung atas foto. Pertanyaan yang diajukan adalah, “What part of the world we are looking at?”

Tidak disediakan hadiah bagi pemenang yang benar menebak foto tersebut. Tetapi ternyata banyak orang yang berkomenta mencoba menebak, ataupun menomentari tebakan orang lain. Banyak orang yakin itu adalah foto Jepang,Yunani bahkan Hong Kong.

“Itu Jepang, dilihat dari barat daya International Space Station. Kota yang sangat terang itu Osaka. Cahaya kecil sangat terang di atas kiri gambar adalah petir dari sebuah topan,” kata Kathy B dengan yakin

Pembaca lainnya, Fasolka Szpagatowa punya jawaban berbeda. “Ini Yunani, Kota Kalamata dan Teluk Messinia. Fotonya dibuat dari arah Utara ke Selatan,” kata dia.

Bahkan ada yang menebak ini adalah Hong Kong difoto ke arah selatan. Cahaya di sisi kiri adalah perahu nelayan, yang gelap di kanan adalah gunung, begitu kata user bernama James.

Sedangkan Antfaber punya pendapat berbeda “Saya tebak ini Berlin. Yang gelap itu bekas Berlin Timur, yang terang bekas Berlin Barat,” kata dia.

Ternyata ada juga yang berhasil menjawab dengan tepat. Dia adalah John Radford. “Ini Jawa Timur ke arah Surabaya sampai Bali dan pulau yang lebih jauh. Cahaya-cahaya di Laut Jawa itu kapal nelayan. Yang terang sendiri di atas foto sebelah kiri itu pasti Makassar. Cahaya putih di kiri itu mungkin petir di Sulawesi Barat. Semua lanskap ini adalah deretan gunung berapi,” tulisnya.

NASA pun memberikan jawabannya pada Sabtu (30/5/2015) melalui kanal Image of The Day. Foto yang kemudian diberi judul “Just Another Night Over Java” itu adalah foto Jawa Timur. Foto diambil oleh astronot dari tim Expedition 42 di International Space Station.

Cahaya paling terang adalah Surabaya. Area gelap berbentuk lingkaran-lingkaran adalah jejeran gunung berapi Jawa Timur, dimana tidak ada banyak lampu di sana. Lampu di lautan adalah perahu nelayan, cahaya putih di sisi kiri foto adalah benar cahaya petir. “Selamat untuk John Redford yang pertama menjawab benar tebakan ini,” kata NASA. (Tkr)

Sumber : NASA