SMKN 1 Kota Blitar Raih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional

Kepala SMKN 1 Kota Blitar Drs. Imam Machfud MPd bersama Piagam Sekolah Adiwiyata Nasional

Kepala SMKN 1 Kota Blitar Drs. Imam Machfud MPd bersama Piagam Sekolah Adiwiyata Nasional

Blitar (Sergap) – Bulan Desember 2013 mempunyai arti tersendiri bagi keluarga besar SMKN 1 Kota Blitar. Bertapa tidak, dipenghujung tahun 2013 beberapa prestasi sukses diraih, di antaranya adalah Juara Umum Olimpiade Skill, Penghargaan Sekolah Adiwiyata Jawa Timur dan puncaknya, Jum’at, 20 Desember 2013 mendapat Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional, yang diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, DR. Balthasar Kambuaya di Hotel Sahid Jakarta kepada Kepala Sekolah SMKN 1 Kota Blitar, Drs. Imam Machfud, MPd.

Penghargaan Adiwiyata Nasional adalah sebuah penghargaan yang diberikan kepada sekolah yang peduli budaya terhadap linkungan hidup. Penanaman budaya peduli dan cinta lingkungan sekolah yang tertata rapi, bersih dan hijau, didominasi pepohonan rindang di sekolah yang terletak dijalan Kenari Nomor 38 Blitar ini, menghantarnya meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional.

Sampah dari sekolah yang jumlah siswanya 2.500 anak ini, mampu didaur ulang menjadi bahan yang berdaya guna, menggunakan mesin pengolah sampah yang dibuat siswa. Mengaitkan pemanfaatan tehnologi dengan kepedulian terhadap lingkungan, maka aneka sampah plastik, kertas dan dedaunan dapat didaur ulang. Sampah daun diolah menjadi pupuk kompos, sampah plastik diolah dapat menghasilkan minyak dan bahan bakar. Sedangkan limbah kertas dimanfaatkan untuk berbagai kerajinan.

“Pada dasarnya bukan soal mendapat penghargaan, namun lebih kepada bagaimana menyiapkan generasi yang peduli dan berbudaya lingkungan,” kata Kepala SMKN 1 Blitar Drs. Imam Machfud, MPd sumringah.

Dengan telah diraihnya penghargaan tersebut, maka SMKN 1 Blitar mempunyai kewajiban membina sedikitnya 10 sekolah di Kota Blitar menjadi Sekolah Adiwiyata. “Warga sekolah tidak hanya menjadi pembela lingkungan di sekolah saja, tapi juga di masyarakat lingkungan mereka tinggal”, jelas kepala sekolah.

Ke depan, kepala sekolah tehnik ini menjelaskan bahwa berbagai kegiatan yang memiliki roh cinta dan peduli lingkungan, akan ditingkatkan. Termasuk dalam penerapan kurikulum 2013, roh cinta lingkungan masuk dalam kompetensi, sikap dan karakter siswa.

Contohnya, dalam kaitan dengan Workshop ISO 14001, dilaksanakan aksi peduli lingkungan, dengan mencabut cabut paku di pohon sepanjang Jalan Kenari, membersihkan sungai/parit dekat Perumahan Melati dan penanaman 1.000 pohon di Green Park Kota Blitar.

Selain itu, seminggu sekali selalu diadakan kegiatan kerja bakti dan pada tahun ajaran baru terdapat kegiatan bakti kampus yang juga diisi aktivitas kebersihan. “Semuanya merupakan aksi nyata. Anak-anak dan warga sekolah tidak hanya wajib, tapi sadar mencintai lingkungan hidup”, kata kepala sekolah menjelaskan.

Dalam rangka mensyukuri semuanya itu, Drs. Imam Machfud, MPd mengatakan, “Kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Walikota Blitar Muh. Samanhudi Anwar, SH, Dinas Pendidikan Daerah, Kantor Lingkungan Hidup, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, LSM Akar Hijau, Kelurahan Plosokerep, Kecamatan Sananwetan, Forum Komunitas Hijau, dan semua pihak yang mendukung SMKN 1 Blitar untuk dapat meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Nasional”. (oke/adv)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s