BNNP Kalteng Ungkap Peredaran Sabu yang Dikendalikan dari LP

jumpa-pers-bnn-kalteng

Kombes Pol Sumirat Dwiyanto saat gelar jumpa pers di gedung kantor BNNP Kalteng, Sabtu, 10 Desember 2016 (ads)

Palangkaraya (Sergap) – Sabu adalah narkoba golongan I, ternyata kini sudah marak beredar di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, salah satu daerah darurat narkoba dimana peredaran narkotika jenis shabu ini sudah cukup memprihatinkan.

Setelah melakukan operasi secara intensif, Badan Narkotika Nasioal (BNN) Provinsi Kalteng bekerjasama dengan BNN Kabupaten Kotawaringin Barat berhasil membekuk jaringan pengedar narkoba ini. Hal ini disampaikan oleh Kepala BNN Kalteng, Kombes Pol Sumirat Dwiyanto dalam jumpa pers di kantornya Sabtu (10/12/2016) yang lalu.

“Berawal dari informasi dari masyarakat yang disampaikan kepada BNNK Kotawaringin Barat, selanjutnya diteruskan kepada BNNP Kalteng. Dan BNNP Kalteng langsung membentuk tim khusus untuk lakukan investigasi di lapangan guna pengumpulan data-data terkait peredaran narkotika yang ada di wilayah Kotawaringin Barat.” kata Kombes Pol Sumirat menjelaskan.

Setelah melakukan investigasi secara terus menerus, maka pada tanggal 5 Januari 2016, terpantau 2 orang tersangka yang terindikasi melakukan tindak pidana narkotika, kedua pelaku tersebut MS (30 thn) dan MK (23 thn).

“Sekitar pukul 18.30 WIB dilakukan penangkapan saat mereka sedang berada di sebuah barak di jalan Abdul Ancis, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arsel, Kotawaringin Barat. Dari hasil penggeledahan yang dilakukan di kediaman MS dan MK ditemukan barang bukti 7 paket narkotika jenis Sabu, 1 timbangan digital, 1 alat menghisap Sabu (bong) dan 2 handphone”, jelas Kombes Sumirat.

Terhadap kedua tersangka langsung dilakukan penahanan dan barang bukti langsung dibawa ke kantor BNNP Kalteng untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Dari hasil pengembangan penyidikan, diketahui narkotika jenis shabu tersebut mereka dapatkan dari ER (27 thn) yang ditangkap di rumah orangtuanya di Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arsel, Kotawaringan Barat. ER adalah istri dari salah satu narapidana kasus narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Kotawaringin Barat yang berperan sebagai pengendali dari dalam jeruji penjara.

MS dan SK dikenakan pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1), Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan ER, dijerat pasal 114 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) di UU yang sama.

Selanjutnya BNN Kalteng terus akan mengembangkan kasus narkoba ini, dengan target menangkap pemasok barang haram ini ke wilayah Kalimantan Tengah.“Kami sudah mengantongi identitas pelaku dan saat ini sedang dalam proses pencarian. Kami mohon dukungan dan doa seluruh masyarakat agar operasi ini sukses,” kata Kombes Pol Sumirat menutup jumpa pers. (ads)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s