Kejaksaan Keluarkan Sprindik Dugaan Penyalahgunaan Jabatan Pimpinan DPRD Kabupaten Kediri

Bob Sulistian

Kepala Seksi Inteljen Kejari Ngasem Kabupaten Kediri, Bob Sulistian, SH

Kediri (Sergap) – Akhirnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngasem Kabupaten Kediri, secara resmi memulai proses penyelidikan terhadap dugaan penyalahgunaan jabatan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kediri.

Tahapan ini ditandai dengan telah diperiksanya dua pelapor, yaitu Agustianto dan Khoirul Anam, serta langsung dibuatkan Berita Acara Pemeriksaan (BAP)nya oleh dua penyidik di lantai II Kantor Kejari Ngasem Kabupaten Kediri, Kamis (14/04/216) pagi sampai tengah hari. Kedua pelapor tersebut, terlihat diperiksa sebagai saksi pelapor secara terpisah di ruangan yang berbeda.

Usai pemeriksaan, kuasa hukum Danan Prabandaru, SH, MH yang mendampingi pemeriksaan sepanjang ± 5 jam itu, membenarkan bahwa Agustianto dan Khoirul Anam telah diperiksa sebagai saksi pelapor terkait laporannya tentang adanya dugaan penyalahgunaan jabatan oleh para pimpinan DPRD Kabupaten Kediri.

“Benar telah diperiksa dan dibuat BAPnya. Tapi saya tidak bisa memberikan keterangan tentang pemberkasan BAP ini ya, karena sifatnya rahasia,” kata Danan sambil menyarankan untuk menghubungi pejabat kejaksaan saja.

Dihubungi secara terpisah, Kepala Seksi Inteljen (Kasintel) Kejari Ngasem Kabupaten Kediri, Bob Sulistian, SH juga membenarkan, bahwa pihaknya telah secara resmi telah melakukan penyelidikan terhadap dugaan penyalahgunaan jabatan oleh para pimpinan DPRD Kabupaten Kediri.

“Sprindik (surat perintah penyelidikan, red) sudah ditandatangani Pak Kajari kemarin, hari Rabu tanggal 13 April 2016. Bahkan para saksi pelapor sedang kami periksa hari ini,” kata Kasintel menjelaskan.

Sekretaris DPRD giliran berikutnya

Bob Sulistian juga menambahkan, jadwal pemanggilan selanjutnya adalah Sekretaris DPRD Kabupaten Kediri, Drs. Mohamad Solikin, MAP. “Selanjutnya akan kami panggil untuk diperiksa adalah Sekwan, nanti pada hari Senin, tgl 18 April 2016,” kata Bob menjelaskan.

Sampai dengan berita ini ditulis, Sekretaris DPRD Kabupaten Kediri, Drs. Mohamad Solikin, MAP belum dapat dihubungi untuk diminta pendapatnya.

Sebagaimana diketahui, pada hari Selasa tanggal, 22 Maret 2016 yang lalu Advokad Danan Prabandaru, SH, MH selaku penerima kuasa dari Agustianto dan Khoirul Anam, melaporkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kediri Periode 2014-2019, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Ngasem Kabupaten Kediri. (Baca : Diduga Menyalahgunakan Jabatan, Pimpinan DPRD Dilaporkan ke Kejaksaan).

Laporan tersebut terkait dengan penyalahgunaan wewenang jabatan dan anggota DPRD Kabupaten Kediri Periode 2015-2019, karena tidak membuat Peraturan Tata Beracara Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Kediri.

Laporan tersebut diterima oleh Kepala Seksi Inteljen (Kasintel) Kejari Ngasem Kabupaten Kediri, Bob Sulistian, SH di ruang kerjanya. Danan Prabandaru menyerahkan laporan tertulis, dengan lampiran 2 lembar. Selain itu advokad anggota Peradi ini juga menyerahkan sebuah flashdisk yang berisi rekaman telpon dengan beberapa anggota DPRD Kabupaten Kediri. (Tkr)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s