Dinkes Jatim Jamin Virus Zika Tidak Masuk Jawa Timur

Kadinkes jatim dr-Harsono

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur dr. Harsono

Surabaya (Sergap)  – Dinas Kesehatan Jawa Timur (Dinkes Jatim) memastikan bahwa Virus Zika yang belakangan menyerang sejumlah negara-negara di Amerika Selatan tidak akan masuk wilayah Jatim. Untuk memastikannya, pemerintah terus melakukan pemeriksaan setiap warga asing dan Indonesia yang baru datang dari luar negeri.

“Saat ini, pemerintah melakukan pemeriksaan di beberapa pintu masuk seperti bandara dan pelabuhan dengan target sasaranpemeriksaan warga asing dan Indonesia yang baru datang dari luar negeri, untuk memastikan Virus Zika tidak masuk keIndonesia,” kata Kepala Dinkes Jatim, dr. Harsono, Kamis (4/2/2015).

Harsono mengimbau kepada masyarakat agar melakukan pola hidup bersih dan sehat, termasuk menjaga kebersihan lingkungan. ”Virus Zika menular ke orang melalui nyamuk, jika lingkungan rumah bersih maka perkembangbiakan nyamuk sulit terjadi,” katanya.

Dikatakannya, dampak dari Virus Zika ini hanya terdapat pada kelainan kepala bayi yang baru dilahirkan, atau kepala tidak bisamembesar sesuai usianya. ”Kita tidak ingin bayi yang dilahirkan nantinya mengalami kelainan pada kepala, karena itu peran serta warga masyarakat dalam mengawal kebersihan lingkungan lewat program pemberantasan sarang nyamuk perlu digalakkan,”tuturnya.

Harsono meminta masyarakat Jatim bersama-sama melakukan tindakan preventif atau pencegahan terhadap penyakit. Denganpencegahan dini dapat meminimalisir terjadinya penularan penyakit. ”Jika masyarakat melakukan pencegahan, maka jumlah pasien yang datang ke rumah sakit akan berkurang,” terangnya..

Sementara itu Menteri Kesehatan RI, Prof dr. Nila Farid Moeloek SpM(K) dalam siaran persnya memberikan pesan agar masyarakat tetap waspada terhadap perkembangan Virus Zika, namun hendaknya tidak panik dan berlebihan.

Bagi warga negara Indonesia yang hendak berkunjung negara yang sedang terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) Virus Zika, dianjurkan untuk menghindarkan diri dari gigitan nyamuk dengan cara memakai pakaian panjang dan tertutup, menggunakan obat oles anti nyamuk, dan tidur menggunakan kelambu atau dalam kamar dengan kawat kassa anti nyamuk.

Selanjutnya, dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter bila mengalami sakit. “Wanita hamil dianjurkan sebaiknya tidak berkunjung ke negara yang sedang KLB penyakit Virus Zika. Jika terpaksa harus melakukan perjalanan ke negara tersebut,hendaknya melakukan tindakan pencegahan dari gigitan nyamuk secara ketat”, ujar Menkes.

Bagi siapa saja yang baru kembali dari negara yang sedang mengalami KLB penyakit Virus Zika, juga diminta untuk memeriksakan kondisi kesehatannya dalam kurun waktu14 hari setelah tiba di Indonesia. “Segera periksakan diri ke dokter apabila mengalamikeluhan atau gejala demam, ruam kulit, nyeri sendi dan otot, sakit kepala dan mata merah. Jangan lupa, sebutkan riwayat perjalanan dari negara yang sedang KLB penyakit Virus Zika kepada dokter pemeriksa”, pesan Menkes.

Dalam rangka melindungi masyarakat Indonesia terhadap kemungkinan tertular penyakit yang bersumber dari Virus Zika, Pemerintah perlu mengambil langkah untuk mencegah kemungkinan masuknya virus dari luar negeri yang dilakukan oleh tingginya intensitas lalu lintas barang dan manusia lintas negara. Untuk itu Kementerian Kesehatan akan meningkatkan kewaspadaan di pintu masuk negara melalui Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di seluruh bandara dan pelabuhan di Indonesia. Upaya lainnya adalah meningkatkan pelayanan di fasilitas kesehatan.

Negara-negara yang mengalami KLB Virus Zika, yaitu: Brazil, Cape Verde, Colombia, El Savador, Honduras, Martinique, Panama, dan Suriname. Sedangkan negara-negara yang memiliki status transmisi aktif, yaitu: Barbados, Bolivia, Curacao, The Dominican Republic, Ecuador, Fiji, French Guiana, Guadalope, Guatemala, Guyana, Haiti, Meksiko, New Caledonia, Nicaragua, Paraguay, Puerto Rico, Saint Martin, Samoa, Tonga, Thailand, US Virgin Islands, dan Venezuela. (win)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s