Kapolda : Pilkada Serentak Jatim Aman Karena Masyarakat Sudah Cerdas

kapolda-jatim-anton-setiadji-2015

Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Polisi Anton Setiadji

Surabaya (Sergap) – Kapolda Jatim Inspektur Jenderal Polisi Anton Setiadji memastikan, bahwa Hari H pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, Rabu (9/12/2015) di wilayah Jawa Timur, berlangsung tertib dan aman.

“Selama sehari pelaksanaan Pilkada di 19 kabupaten/kota, semua berlangsung aman dan terkendali,” ujarnya kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Kamis (10/12/2015).

Perwira tinggi polisi bintang dua tersebut mengakui sempat ada sedikit permasalahan di salah satu tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Malang, yaitu ada kesalahan di salah satu kartu. “Tapi itu bisa diatasi dan selesai di Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. Jadi, secara umum tidak ada masalah berarti,” Kapolda menjelaskan.

Tentang Pilkada Kabupaten Mojokerto, yang sebelumnya dianggap rawan, lulusan terbaik Akademi Polisi 1983 itu menegaskan bahwa mayoritas di seluruh TPS di kabupaten tersebut berlangsung aman.

Mojokerto menjadi daerah yang menjadi prioritas pengamanan karena adanya dinamika politik menjelang pelaksanaan, yaitu pencoretan salah satu calon peserta Pilkada. Pada Hari H, Kapolda bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Sumardi dan Gubernur Jatim Soekarwo memantau langsung di Mojokerto, sekaligus berkomunikasi melalui telekonferensi jarak jauh dengan Menkopolhukam Luhut Panjaitan serta Kapolri Badrodin Haiti.

“Laporan yang saya terima sampai sekarang, Mojokerto terkendali dan situasinya kondusif. Diharapkan sampai proses Pilkada selesai tetap suasananya terkendali,” katanya.

Mantan Kapolda Sulawesi Selatan ini juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Jawa Timur dan menilai kecerdasan dan kedewasaan menjadi faktor utama sehingga pilkada serentak dapat berlangsung aman.

“Masyarakat sudah cerdas semua, siapa yang memilih dan siapa yang akan dipilih. Mereka sudah menyadari kalau kalah bisa melalui upaya hukum berlaku,” katanya.

Kapolda Jatim juga menegaskan belum akan menarik atau menggeser pasukan kembali ke markas karena pengamanan Pilkada masih berlangsung hingga batas waktu yang belum ditentukan. “Status sampai sekarang masih siaga dan belum dicabut. Nanti kalau semuanya sudah selesai, baru saya mencabut statusnya,” katanya. (win)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s