Palangkaraya Diselimuti Asap Kuning, Pemerintah Harus Cepat Bertindak

Asap kuning membuat mata pedih dan sesak napas

Asap kuning membuat mata pedih dan sesak napas

Palangkaraya (Sergap) – Kabut asap di Palangkaraya, Kalimantan Tengah kembali memburuk. Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat indeks partikulat pada Jumat (16/10/2015) pukul 09.00 WIB mencapai 1.889. Padahal indeks di atas 350 sudah dikategorikan sebagai bahaya.

Ahmad Bakri, wartawan Tabloid Sergap di Palangkaraya melaporkan, cahaya matahari tidak dapat menembus angkasa Palangkaraya. Jarak pandang diperkirakan hanya mencapai 30 meter, bau menyengat lahan gambut yang terbakar menusuk hidung.

Bukan hanya itu, ketika keluar rumah, sangat terasa membuat mata perih, dan hidung sesak. Palangkaraya, sudah tidak memiliki udara sehat lagi. Tengah. Ini akibat dari kabut asap dampak kebakaran hutan dan lahan makin tebal. Yang terlihat hanyalah warna kuning.

Warga Palangkaraya tetap beraktifitas di tengah selimut asap kuning

Bahaya….warga Palangkaraya tetap beraktifitas di tengah selimut asap kuning

Radio Evella FM, dalam siarannya melaporkan bahwa kondisi ini sudah dalam taraf menyiksa warga. “Tak ada udara bersih, udara yg kami menghirup sudah beracun. Sesak sekali, mata pedih. Di dalam ruangan pun harus menggunakan masker,” kata Ninit, seorang warga di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah.

Pemerintah telah membangun kanal bersekat sepanjang 14 kilometer di Desa Tumbang Nusa, wilayah rawan kebakaran hutan yang menimbulkan kabut asap pekat di Kalimantan Tengah. Namun, banyak yang masih meragukan apakah kanal tersebut dapat menjadi solusi.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri pekan lalu menyatakan ada lima negara yang akan membantu Indonesia dalam upaya memadamkan kebakaran hutan serta mengatasi kabut asap. Namun, bantuan sementara ini dipusatkan di Sumatera.

Sudah sewajarnya, jika pemerintah pusat segera mengerahkan semua potensinya untuk mengatasi hal ini. Kondisi sudah sangat darurat, diperlukan tindakan luar biasa untuk mengatasinya. (ab)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s