Pemeliharaan Jalan Untuk Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Subani, ST. Pemeliharaan dan perbaikan jalan Karya Dharma,Desa Ringinagung, Kabupaten Magetan.

Subani, ST. Pemeliharaan dan perbaikan jalan Karya Dharma,Desa Ringinagung, Kabupaten Magetan.

Magetan (Sergap) – Dalam sejarahnya, berbagai macam teknik digunakan untuk membangun jalan raya. Dapat dikatakan, pemakaian bahan aspal sudah dikenal sejak milenium ke 3 sebelum Masehi, terbukti di Mahenjo Daro, Pakistan, terdapat penampung air berbahan batu bata bertambalkan aspal.

Konstruksi berikutnya yang kemudian terkenal dirancang oleh John Loudon Mc Adam (1756-1836). Konstruksi jalan ini di Indonesia dikenal dengan nama jalan Makadam itu, lahir berkat semangat membuat banyak jalan dengan biaya murah. Jalan tersebut berupa batu pecah yang diatur padat dan ditimbun dengan kerikil. Jalan Makadam sangat praktis, batu pecah digelar tidak perlu disusun satu per satu dan saling mengunci sebagai satu kesatuan.

Di akhir abad ke XIX, seiring dengan maraknya penggunaan sepeda, pada 1824 dibangun jalan aspal namun dengan cara menaruh blok-blok aspal. Jalan bersejarah itu dapat disaksikan di Champ-Elysess, Paris, Perancis. Jalan aspal yang bersipat lebih plastis atau dapat kembang susut yang baik terhadap perubahan cuaca dan sebagai pengikat yang lebih tahan air.

Di Skotlandia, hadir jalan beton yang dibuat dari semen portland pada 1865. Sekarang banyak jalan tol dengan konstruksi beton (tebal minimum 29 cm) dan tahan hingga lebih dari 50 tahun serta sangat kuat sekali memikul beban.

Jalan Aspal modern merupakan hasil karya imigran Belgia Edward de Smedt di Columbia University, New York. Pada tahun 1872, ia sukses merekayasa aspal dengan kepadatan maksimum.  Pada saat ini sedikitnya 90 % jalan utama di perkotaan selalu menggunakan bahan aspal.

Pada dasarnya pembangunan jalan raya adalah proses pembukaan ruangan lalu lintas yang mengatasi pelbagai rintangan geografi. Proses ini melibatkan pengalihan muka bumi, pembangunan jembatan dan terowong, bahkan juga penebasan hutan.

Muka bumi harus diuji untuk melihat kemampuannya untuk menampung beban kendaraan. Berikutnya, jika perlu, tanah yang lembut akan diganti dengan tanah yang lebih keras. Lapisan tanah ini akan menjadi lapisan dasar. Seterusnya di atas lapisan dasar ini akan dilapisi dengan satu lapisan lagi yang disebut lapisan permukaan. Biasanya lapisan permukaan dibuat dengan aspal ataupun semen.

Jalan raya dapat meningkatkan kegiatan ekonomi di suatu tempat karena menolong orang untuk pergi atau mengirim barang lebih cepat ke suatu tujuan. Dengan adanya jalan raya, komoditi dapat mengalir ke pasar setempat dan hasil ekonomi dari suatu tempat dapat dijual kepada pasaran di luar wilayah itu.

Selain itu, jalan raya juga mengembangkan ekonomi lalu lintas di sepanjang lintasannya. Contohnya, di pertengahan lintasan jalan raya utama yang menghubungkan kota-kota besar, penduduk setempat dapat menjual makanan kepada pengendara yang lewat di situ.

Dinas PU-BMCK Kabupaten Magetan, melayani masyarakat dalam penyediaan infrastruktur yang menunjang peningkatan kesejahteraan rakyat

Dinas PU-BMCK Kabupaten Magetan, melayani masyarakat dalam penyediaan infrastruktur yang menunjang peningkatan kesejahteraan rakyat

Pemeliharaan jalan tak kalah penting, dengan pembangunan jalan. Apalah gunanya jika sudah dibangun, jika kemudian tak dipelihara. Akhirnya akan rusak dan tidak bermanfaat bagi kepentingan masyarakat luas.

Terkait hal di atas maka, maka Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (PU-BMCK) Kabupaten Magetan, memprogramkan pemeliharaan jalan sebagai salah satu prioritas kerjanya.

Hal ini sesuai dengan visi dan misi Bupati Magetan Drs. H. KRA Sumantri Noto Adinagoro, MM, yang menginginkan jalan-jalan di wilayah Kabupaten Magetan mampu mengangkat perekonomian warga.

“Semua jalan di Kabupaten Magetan, harus dimaksimalkan fungsinya sehingga memberi dampak positif bagi peningkatan perekonomian warganya,” kata Ir. Hegunadi, MT melalui Subani, ST, Kepala UPTD Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Wilayah 1.

Tak peduli sengatan teriknya matahari kemarau panjang, para pekerja dan petugas pemeliharaan jalan itu menjalankan tugasnya dengan penuh pengabdian. Tekad jajaran Dinas PU-BMCK Kabupaten Magetan ini hanyalah, bagaimana melayani masyarakat dalam penyediaan infrastruktur yang menunjang peningkatan kesejahteraan rakyat. (hadi/adv)

99 foto link PUBMCK magetan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s