LSR-PMT Palangkaraya Bagikan 1.500 Masker Gratis

Ketua Umum LSR-LPMT, Gatis Agatisansyah saat membagikan masker secara gratis di Bundaran Besar Palangkaraya

Ketua Umum LSR-LPMT, Gatis Agatisansyah saat membagikan masker secara gratis di Bundaran Besar Palangkaraya

Palangkaraya (Sergap) – Sebuah organisasi masyarakat (ormas) yang selama ini bergerak di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat, sosial dan kemanusiaan, bernama LSR-LPMT (Lembaga Swadaya Rakyat – Laskar Pembela Masyarakat Tertindas), tampak membagikan masker gratis kepada para pengguna jalan.

Pembagian 1.500 masker secara cuma-cuma tersebut, dilaksanakan di sekitar Bundaran Besar Palangkaraya, dipimpin langsung oleh oleh Ketua Umum LSR-LPMT, Gatis Agatisansyah, pada Kamis pagi (10/9/2015).

Pembagian masker secara gratis ini, bertujuan untuk membantu masyarakat, untuk mengurangi dampak bencana kabut asap, sehingga terhindar dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kepada Tabloid Sergap, Humas LSR LPMT Gusti Pahriansyah mengatakan, bahwa kegiatan sosial ini adalah respon cepat LSR-PMT, sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, sesuai dengan visi dan misi organisasi.

“Mengantisipasi dampak bencana kabut asap adalah tanggung jawab kita semua. Untuk itu LSR-LPMT melakukan koordinasi Kesbangpol dan Dinas Kesehatan Pemprov Kalteng, serta Polres Palangkaraya Kota, sehingga kegiatan sosial ini dapat berjalan lancar”, kata Gusti menjelaskan.

Sementara itu, Ketua LSR-LPMT Gatis Agatisansyah mengatakan bahwa pihaknya sangat prihatin, terhadap dampak kabut asap yang menimpa masyarakat. “Kabut asap ini telah nyata-nyata merugikan banyak orang, mengancam kesehatan masyarakat. Karena itu kami pemerintah untuk segera mencegah, mengatasi dan mengurangi dampak kabut asap ini. Semua pihak yang dengan sengaja membakar hutan atau kebun, harus ditindak dengan tegas”, kata Gatis.

Selanjutnya Gatis berharap, pembagian masker secara gratis ini, dapat memberi inspirasi kepada semua pihak, untuk melakukan tindakan nyata mengatasi bencana kabut asap yang sudah menjadi tragedi dan bencana nasional ini.

“Di masa mendatang, kami berharap bencana kabut asap tidak terulang kembali. Dibutuhkan kerjasama yang melibatkan pemerintah, pengusaha dan masyarakat secara gotongroyong”, pungkas Gatis. (AB)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s