Festival Kali Bersih, Program Baru Pemkab Banyuwangi

Bupati Azwar Anas memberikan sambutan pembukaan Festifal Kali Bersih di Sungai Lo, Banywangi

Bupati Azwar Anas memberikan sambutan pembukaan Festifal Kali Bersih di Sungai Lo, Banywangi

Banyuwangi (Sergap) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, meluncurkan Festival Kali Bersih, sebuah program terbaru yang juga mampu melibatkan berbagai kalangan masyarakat, untuk peduli dan menjaga kebersihan lingkungan. Festival ini dimulai dari Sungai Lo yang terletak di pusat kota yang dipimpin oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, pada Minggu (26/4/2015).

Bupati Anas dalam sambutannya mengatakan bahwa, Festival Kali Bersih ini melengkapi gerakan peduli kebersihan lingkungan yang sudah dicanangkan sebelumnya, yaitu Festival Toilet Bersih pada Januari lalu. “Kedua kegiatan itu merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Banyuwangi Festival 2015,” katanya.

Ditambahkan oleh Bupati Anas, Festival Kali Bersih merupakan sebuah cara baru untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan sungai, sehingga sungai bisa berfungsi sebagaimana mestinya.

Bersih-bersih sungai ini sengaja dikemas dengan nama festival karena festival identik dengan rasa senang. Dengan rasa senang akan tumbuh semangat untuk terus membersihkan sungai dari segala sampah maupun limbah dari rumah tangga ataupun industri. “Lewat gerakan ini sekaligus kami juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan ke sungai,” ujar mantan anggota DPR RI ini.

Anas menambahkan, bahwa kegiatan ini juga merupakan upaya membangun budaya masyarakat untuk terbiasa menjaga kebersihan sungai. Ia ingin sungai bisa menjadi bagian dari wajah daerah yang dibanggakan oleh seluruh warga.

“Karena itu, selain di Sungai Lo, di tempat lain juga serentak dilaksanakan pembersihan sungai se-Kabupaten Banyuwangi. Warga masyarakat berlomba untuk membersihkan sungai-sungai yang ada di lingkungannya masing-masing”, kata Bupati.

Agar lebih Festival Kali Bersih digelar berkelanjutan dalam bentuk lomba. Setelah festival tidak mungkin sungai-sungai langsung bersih, karena itu dibuat festival agar berkelanjutan. “Nanti kelurahan atau desa dengan sungai terbersih akan mendapat penghargaan. Hadiahnya ada sapi, kambing, dan peralatan elektronik,” ujar Anas.

Sedangkan Festival Toilet Bersih digelar salah satu tujuannya untuk menunjang pengembangan tujuan wisata dengan melibatkan semua unsur masyarakat, termasuk lembaga keagamaan dan tempat-tempat ibadah. Guna menunjang festival itu, semua tema khutbah di tempat-tempat agama, mulai masjid hingga gereja, adalah soal kebersihan.

Tidak hanya tokoh semua agama, Festival Toilet Bersih juga melibatkan pengelola tempat wisata dan perhotelan sebagai pihak yang akan merasakan langsung dampak dari kegiatan tersebut jika sudah menjadi budaya mengakar di masyarakat. Pondok pesantren, sekolah, kantor swasta, hingga instansi publik juga dilibatkan dalam kegiatan itu.

“Lewat kegiatan kegiatan itu akan semakin meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa selain untuk menjaga kesehatan, kebersihan adalah bagian yang tak terpisahkan dari iman,” tegas Bupati Anas.

Bupati berbaur dengan warga memunguti sampah-sampah yang menggenang maupun yang hanyut terbawa arus air. Bersih-bersih sungai itu juga dihadiri bintang comedian dan penulis dan sutradara muda Raditya Dika.
“Selain bisa membuat warga kompak, dampak lainnya dari program bersih-bersih sungai ini adalah kebersihan lingkungan. Anak muda Banyuwangi harus ikut menyukseskan program lingkungan seperti ini,” kata Dika memberikan apresiasinya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pengairan Banyuwangi, Guntur Priambodo mengemukakan festival ini digelar dengan beberapa kategori. Di antaranya kategori sungai yang sudah bersih dari sampah limbah domestik maupun pembuangan industri. “Selain itu, juga ada kategori pemanfaatan sempadan sungai untuk penanaman pohon. festival ini, kami ingin sungai-sungai ini bisa meningkat kualitasnya,” katanya. (arif)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s