Kholiq dan Sri Rahayu Berpasangan Menuju Pilkada Trenggalek 2015

Deklarasi Pasangan Cabup Kholiq dan Cawabup Sri Rahayu di di Aula Hotel Hayam Wuruk Trenggalek, Kamis (23/4/2015)

Deklarasi Pasangan Cabup Kholiq dan Cawabup Sri Rahayu di di Aula Hotel Hayam Wuruk Trenggalek, Kamis (23/4/2015)

Trenggalek (Sergap) – Kholiq dan Sri Rahayu, secara resmi mendeklarasikan diri sebagai pasangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) dalam arena Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2015 yang akan datang.

Acara yang dikemas dalam bentuk silaturahmi PKB-PDIP ini, digelar di Aula Hotel Hayam Wuruk, Kamis (23/4/2015), juga dihadiri pengurus Partai Golkar, Partai Nasdem dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Trenggalek Jawa Timur.

Kholik yang masih menjabat sebagai Wakil Bupati Trenggalek dan juga menjabat sebagai Ketua DPC PKB Trenggalek ini, menyatakan bahwa dirinya sepakat untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Trenggalek, satu paket dengan Sri Rahayu sebelumnya mendaftarkan diri sebagai Calon Bupati Trenggalek lewat PDI Perjuangan.

“Sekalipun PKB dan PDIP secara formal sebenarnya bisa mengajukan calon sendiri, kami tidak jumawa. Demi dan atas nama rakyat Trenggalek, kami sepakat untuk berkoalisi memajukan Trenggalek yang lebih baik,” kata Kholiq disambut tepuk tangan para hadirin.

Ia mengaku optimistis koalisi PKB-PDIP yang didukung Partai Golkar, Partai Nasdem dan PKPI tersebut bakal menang dalam bursa pilkada yang digelar 9 Desember 2015. Hitung-hitungan di atas kertas, kata dia, PDIP dan PKB adalah partai peraih suara terbanyak dalam pemilu 2014. Di tingkat DPRD Trenggalek, dua partai ini sama-sama meraih sembilan kursi. Selisih keduanya hanya di kisaran 2.000 suara dengan PKB sebagai peraih suara terbanyak di atas PDIP.

Cawabup yang kader PDI Perjuangan, Sri Rahayu juga mengaku optimis akan meraih kemenangan, karena persamaan antara PKB dan PDI Perjuangan. “Kami memiliki visi, misi serta komitmen yang sama dalam membangun Trenggalek,” kata Sri Rahayu.

Sementara itu, Bambang Eko Sutarjo, salah seorang pengurus Partai Golkar mengatakan, ”Bila Golkar tidak ingin selalu kalah dalam Pilkada, maka lihatlah sejarah Pilkada Trenggalek. Bila Hijau dan Merah bersatu, lalu di tambah lagi Kuning, maka kemenangan mutlak pasti akan di raih.”

Acara deklarasi yang disaksikan ratusan kader kedua partai serta sejumlah simpatisan partai pendukung itu berlangsung sederhana. Dimulai dengan pidato sambutan dari masing-masing partai pengusung (PKB-PDIP), dilanjutkan perwakilan partai pendukung (PKPI, Nasdem dan Partai Golkar).

Selesai sambutan, dilanjutkan dengan pembacaan Deklarasi Koalisi Bersama untuk mengusung pasangan Calon Bupati Kholiq dan Wakil Bupati Sri Rahayu dalam bursa pilkada 9 Desember 2015.

Deklarasi Kholiq dan Sri Rahayu ini, mengakhiri spekulasi spekulasi kebersamaan kedua kandidat yang sebelumnya sama-sama berambisi maju sebagai Calon Bupati Trenggalek.

Selain pasangan Kholiq-Sri Rahayu, nama lain yang beredar akan maju dalam bursa Pilkada Trenggalek adalah putra mantan Wakil Menteri PU Hermanto Dardak, Emil Dardak.

Nama terakhir yang juga suami artis Arumi Bachsin ini melejit setelah Koalisi Merah Putih di Kabupaten Trenggalek, sepakat untuk mengusung cendekiawan muda ahli tata kota ini sebagai calon bupati tandingan, melawan petahana wabup Kholiq. (tkr)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s