Bupati Banyuwangi Himbau Warganya Tak Terpancing Isu Negatif

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, MSi

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, MSi

Banyuwangi (Sergap) – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meminta warganya agar tidak terpancing isu negatif, khususnya menjelang pelaksanaan Pemilihan Bupati pada Desember 2015 ini. Hal ini disampaikan bupati dalam acara pertemuan dengan tokoh agama dan masyarakat serta lembaga swadaya masyarakat di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (16 April 2015).

“Apalagi ini tahun politik, jangan sampai masyarakat terpancing dengan isu-su yang muncul dari dinamika politik yang semakin dinamis,” katanya bupati menegaskan. Bupati juga mengajak semua elemen masyarakat untuk menjaga suasana yang aman dan kondusif.

Pertemuan ini digagas Bupati Azwar Anas untuk mendapatkan masukan dan evaluasi kinerja sebelum penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) ke DPRD. Bupati menjelaskan bahwa dirinya ingin mendengar evaluasi kinerjanya dari masyarakat melalui para tokoh dari berbagai elemen, sebelum menyampaikan laporan pertanggungjawaban secara formal kepada dewan, dirinya “Melalui forum ini kami ingin agar masyarakat menveluasi kinerja kami selama lima tahun,” katanya.

Sementara itu, KH. Yusuf Nur Iskandar yang akrab disapa Gus Yus juga mengingatkan Bupati Anas di akhir masa jabatannya ini akan banyak terjadi dinamika politik yang terjadi. Berbagai isu negatif maupun positif, katanya, pasti akan menerpa. Sebagai mantan wakil bupati, dia mengaku juga pernah mengalaminya.

“Kalau akhir-akhir Bupati diisukan negatif sudah biasa. Jangan sampai isu negatif ini mempengaruhi kinerjanya dalam membangun daerah yang sudah banyak kemajuannya. Kita hanya bisa mendoakan yang menghembuskan isu-isu negatif akan diberi kesadaran dan rahmat,” kata Gus Yus.

Dalam rangka penyelenggaraan Pemilihan Bupati 2015 ini, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyiapkan anggaran sebesar Rp. 49,8 miliar. Kepala Bagian Pemerintahan Pemkab Banyuwangi, Anacleto Da Silva di Banyuwangi, Senin (13/4/2015) menjelaskan anggaran itu akan diserahkan ke KPU sebagai dana hibah untuk membiayai semua keperluan hajatan pemilihan pemimpin di daerah itu.

“Dalam APBD 2015, dana sejumlah itu memang dianggarkan untuk keperluan pilkada. Namun dalam perkembangan selanjutnya ternyata hasil konsultasi bersama KPU ada penambahan biaya-biaya seperti biaya kampanye dan lainnya yang belum terakomodasi,” katanya. Oleh karena itu, pemerintah daerah, kata dia, kemungkinan akan menambahi anggaran tersebut lewat APBD perubahan yang dijadwalkan dibahas sekitar bulan Juni mendatang. (arif)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s