Tarif Listrik di Jawa Timur Kembali Diturunkan

Loket pembayaran rekening listrik PLN

Loket pembayaran rekening listrik PLN

Surabaya (Sergap) – Ketika harga Bahan Bakar Minyak (BBM), sembako dan beberapa komoditas lainnya mengalami kenaikan akibat dampak inflasi serta naiknya harga dolar maupun harga minyak mentah dunia, justru PT. PLN Distribusi Jawa Timur menurunkan tarif listriknya.

PT. PLN Distribusi Jawa Timur kembali menurunkan Tarif Tenaga Listrik (TTL), kendati saat ini PLN menurunkan tarif di golongan R-2/TR 3.500 VA-5.500 VA, R-3 / TR 6.600 VA ke atas, B-2/ TR 6.600 VA-200 KVA, B-3 / TM di atas 200 KVA, B-3/TM di atas 200 KVA, B-4/TT 30.000 KVA ke atas, P-1/TR 6.600 VA-200 kVA dan P-2/ TM di atas 200 KVA.

“Penurunan tarif dasar listrik ini sudah sesuai surat edaran Direksi PT. PLN Distribusi Jatim. Di mana masalah tata cara penyesuaian Tarif Tenaga Listrik (Tarif Adjustment) soal penurunan tarif diberlakukan mulai Maret ini,” kata Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jatim, Pinto Raharjo, Senin (9/3/2015).

Pinto menjelaskan, tahun ini ada pengecualian dari beberapa golongan di antara golongan R-1/TR 1.300 VA dan R-1 / TR 2.200 VA belum ada penurunan. Dua golongan tersebut, bukan berarti turun tarif akan tetapi masih penundaan saja. “Keputusan kedua golongan ini belum ada penetepan penurunan tarif masih ditunda dulu saja,” ujarnya.

Menurutnya, penurunan tarif dasar listrik di Indonesia termasuk Jatim terpengaruh turunnya  harga minyak dunia yang kian merosot. Hal ini, membuat perusahaan listrik nasional mengambil kebijakan untuyk menurunkan harga tarif listrik.

“Indikator harga minyak dunia turun kala itu, tarif listrik juga alami penururnan. Pada bulan ini (Maret) harga minyak dunia dan nilai tukar dolar naik, tetapi PLN tetap menurunkan tarif listrik. Hal ini sesuai kebijakan dari pemerintah pusat. Kenaikan maupun penurunan tidak menentu artinya, setiap bulan PLN terus monitoring mulai dari harga minyak dunia, inflasi dan kurs rupiah,” kata Pinto menjelaskan.

Selain penurunan tarif  listrik, hingga saat ini jumlah pelanggan listrik di wilayah area kerja PT. PLN distribusi Jatim sudah mencapai 9,6  juta pelanggan. Sementara tahun ini perusahaan plat merah akan menargetkan jumlah pelanggan 540 ribu pelanggan yang difokuskan pada daerah.

“Penambahan jumlah pelanggan ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya yakni, 600 ribu pelanggan. Dari angka itu kami bisa mencapai 570 akhir tahun 2014. Sementara untuk tahun ini kami sengaja fokus pada daerah saja. Hal ini dikarenakan area kota  pertumbuhan kurang begitu baik,” tegasnya.

Sementara kebutuhan listrik di Jatim saat ini masih surplus 800 ribu Mega Watt (MW). Sedangkan kebutuhan listrik  Jatim beban puncak  saat ini sudah mencapai mencapai 5000 MW dan sisanya 3000 MW. “Kondisi surplus kami berharap jumlah pelanggan di Jatim akan alami kenaikan pada tahun ini,” pungkas Pinto.  (ang)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s