Polisi Selidiki Mobil Ambulance Diduga Fiktif di Sorong Selatan

Kabag Humas dan Protokoler,  Edy Bati dan Kapolres Sorong AKBP Alexander Louw

Kabag Humas dan Protokoler, Edy Bati dan Kapolres Sorong AKBP Alexander Louw

Sorong Selatan (Sergap) – Pengadaan dua unit Mobil Ambulance yang diperuntukkan bagi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat ini, dilaksanakan dengan cara curang, bahkan patut diduga adalah sebuah proyek fiktif belaka.

Mobil Ambulance yang pengadaannya merupakan program dari pemerintah pusat melalui Kementrian Kesehatan dan tentunya sangat diperlukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat ini, sampai dengan berita ini ditulis, tak kunjung ada.

Seorang pegawai honorer Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Selatan, yang disebut-sebut sebagai pelaksana pengadaan dua Mobil Ambulance tersebut, menurut teman-teman sekantornya sudah beberapa bulan tak pernah masuk kantor.

Sementara itu, Dokter Lina, istri dari Wawan saat di konfirmasi enggan memberikan komentar dan mengatakan dirinya tidak mau tahu urusan suaminya. “Itu urusan suami saya, tanya saja lansung ke Wawan,” katanya sambil berlalu.

Bupati Sorong Selatan Drs. Otto Ihalauw, melalui Kabag Humas dan Protokoler,  Edy Bati ketika dikonfirmasi di kediamannya, Selasa (10/03/2015) membenarkan adanya pengadaan 2 unit Mobil Ambulance dari Kementrian Kesehatan tersebut. “Namun hingga masa kontraknya berakhir, kendaraan tersebut tidak ada”, jelas Edy Bati melalui SMS.

Edy Bati juga menjelaskan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek Pengadaan Modil Ambulance itu, diberi waktu 50 hari terhitung mulai tanggal 3 Maret 2015, dana yang sudah dicairkan 100% itu harus dikembalikan ke kas daerah.

Kapolres Sorong Selatan AKBP Alexander Louw, melalui Kepala Unit Tindak Pidana Korupsi (Kanit Tipikor) Bripka Ilham Baco, mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan pengadaan mobil ambulance yang diduga fiktif itu. “Kami sedang mengumpulkan bukti-bukti dan mendalaminya,” kata Ilham Baco. (Jemmy M)

Iklan

One thought on “Polisi Selidiki Mobil Ambulance Diduga Fiktif di Sorong Selatan

  1. kasus ini tidak pernah mw diselediki secaraserius karena kapolres dan bupati tidak serius menindak lanjutinya oleh karena itu perlu KPK turun tuk menyelidiki.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s