PMK Magetan Akan Bangun Tandon Air di Setiap Kecamatan

Pelaksanaan Bimtek PMK Kabupaten Magetan

Pelaksanaan Bimtek PMK Kabupaten Magetan

Magetan (Sergap) – Pemadam Kebakaran, Branwir, Petugas Pemadam Kebakaran (PMK), atau Damkar adalah petugas atau dinas yang dilatih dan bertugas untuk menanggulangi kebakaran.

Dalam perkembangannya, PMK selain terlatih untuk menyelamatkan korban dari kebakaran, juga dilatih untuk menyelamatkan korban kecelakaan lalu lintas, gedung runtuh, dll.

Dinas pemadam kebakaran dan/atau bersama BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) adalah unsur pelaksana pemerintah yang diberi tanggung jawab dalam melaksanakan tugas-tugas penanganan masalah kebakaran dan bencana yang termasuk dalam dinas gawat darurat atau Rescue (penyelamatan) seperti Ambulans dan Badan SAR Nasional.

Personil PMK dilengkapi dengan pakaian anti-panas atau anti-api dan juga helm serta boot/sepatu khusus dalam melaksanakan tugas, dan biasanya pakaianya dilengkapi dengan scotlight reflektor berwarna putih mengkilat agar dapat jelas terlihat di saat sedang melaksanakan tugasnya.

Dalam rangka peningkatan kualitas personil PMK tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) personil PMK dengan nara sumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, Kepolisian Resor Magetan, Komando Distrik Militer (Kodim) 0804 Magetan, serta perwakilan dari Kecamatan dan Pemerintahan Desa.

Ir. Hergunadi, MT, Kepala Dinas PU dan Cipta Karya Kabupaten Magetan yang membawahi PMK, dalam sambutannya berharap semua personil PMK Kabupaten Magetan terus meningkatkan ketrampilan dan etos kerjanya, serta selalu mengembangkan ide-idenya untuk perkembangan PMK Kabupaten Magetan ke depan.

Ditambahkan oleh Ir. Hergunadi, MT bahwa peningkatan kualitas personil PMKMagetan tersebut akan diikuti dengan penambahan sarana dan prasarana untuk menunjang PMK yang efektif, di antaranya pembangunan tandon air/hidran di setiap kecamatan di wilayah Kabupaten Magetan. “Kinerja PMK Kabupaten Magetan akan ditingkatkan juga dengan pembangunan tandon air di setiap kecamatan,” katanya.

Sementara itu, nara sumber dari Dinas Kesehatan mengatakan bahwa keselamatan jiwa merupakan prioritas utama. Untuk itu Dinas Kesehatan menyiagakan 24 jam, tenaga medis dan ambulan yang bisa cepat menuju lokasi kebakaran untuk memberikan pertolongan pertamanya.

Kepolisian akan mengambil peran dalam penyelamatan korban dan pengamanan asset dan tempat kejadian perkara (TKP), untuk menyelidiki kemungkinan terjadinya tindak pidana dalam sebuah peristiwa kebakaran. (hs/adv)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s