Menteri Sosial Tinjau Banjir di Palangkaraya

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa didampingi Wakil Walikota Palangkaraya Mofit Saptono Subagio saat meninjau banjir di jalan Mendawai Palangkaraya

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa didampingi Wakil Walikota Palangkaraya Mofit Saptono Subagio saat meninjau banjir di jalan Mendawai Palangkaraya

Palangkaraya (Sergap) – Banjir yang melanda Kota Cantik Palangkaraya tahun ini, lebih parah jika dibandingkan tahun yang lalu. Contohnya, pemukiman rumah warga di jalan Tjilik Riwut Komplek Pasar Kahayan, terendam air setinggi 50-80 cm. hal ini menyebabkan sekitar 60 KK terpaksa harus mengungsi.

Selain air yang tinggi, sudah sekitar satu minggu banjir juga tak kunjung surut. Sekolah-sekolahpun juga dengan terpaksa meliburkan para siswanya.

Terendamnya sejumlah kawasan permukiman di Palangkaraya, menjadi perhatian banyak pihak. Termasuk di antaranya, Menteri Sosial Chofifah Indar Parawangsa, yang pada hari Senin (23/2/2015), melakukan peninjauan ke Jalan Mendawai Palangkaraya yang cukup parah terdampak oleh banjir.

Pada kesempatan itu Menteri Sosial menyebut bahwa penggundulan hutan adalah penyebab utama musibah banjir yang melanda sejumlah daerah di Indonesia, tidak terkecuali Kalimantan Tengah.

Oleh sebab itu, ia menyarankan pemerintah daerah segera membuat pemetaan wilayah serta menggalakkan program reboisasi hutan dan lahan. “Untuk penyebab banjir mung­kin ada variabel lain, misalnya hutan kita sudah gundul, ini persoalan serius. Mulai sekarang pemerintah daerah harus melakukan pemetaan wilayah,” ujarnya

Selain penggundulan hutan, Khofifah menyebut pendangkalan sungai juga berpengaruh terhadap terjadinya banjir. “Banyak sungai mengalami pendangkalan, kalau tidak dikeruk, pendangkalan terjadi setiap hari dan air akan merembes ke permukiman penduduk.”

Selain meninjau banjir di jalan Mendawai, Mensos Jalan Pelatuk dan juga memberikan bantuan kepada warga.

Sementara itu Pemprov Kalimantan Tengah, dengan koordinator Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus berupaya meringankan beban warga yang menjadi korban banjir.

Dengan dibantu Tim-Tagana juga relawan BPK Damkar mendirikan posko dan tenda sebagai tempat evakuasi pengungsian dengan menyiapkan dapur umum dan tim medis. Tim medis dikerahkan, karena akibat banjir yang berkepanjangan ini, beberapa warga mulai terjangkiti diare dab gatal-gatal.

Para relawan dengan menggunakan perahu karet, juga tak kenal lelah masuk ke gang-gang untuk mengevakuasi warga beserta barang-barangnya, mengantar-jemput anak-anak sekolah yang sekolahnya kebetulan tak kebanjiran.

Sebelumnya, pada Jumat (20/2/2015) Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H Achmad juga memberikan bantuan berupa 10 ton beras kepada korban banjir di Palangkaraya, langsung saat meninjau lokasi banjir.

“Ya bantuan yang diberikan hari ini, baru 10 ton, nanti jika diperlukan kami akan tambah sepuluh ton lagi. Saya minta jangan sampai korban banjir kelaparan, ” katanya saat mengunjungi korban banjir di Jalan Kalimantan, Kelurahan Pahandut Kecamatan Pahandut Palangkaraya

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, berupaya untuk membantu korban banjir yang ada di bantaran Sungai Kahayan dengan menggunakan sistem tanggul. Namun, tentu dalam pelaksanaanya memerlukan banyak dana, sehingga perlu mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat untuk membantu dalam penanggulangannya.

Hingga, Selasa (24/2/2015) kondisi banjir sudah semakin surut, sehingga semua warga yang rumahnya terendam saat ini, sudah kembali ke rumahnya masing-masing.

Wakil Gubernur Kalteng, H Achmad Diran, mengatakan, selayaknya warga pinggiran sungai direlokasi, tetapi karena banyak yang tidak bersedia, pihaknya mengusahakan untuk meminta bantuan pusat untuk menanggulanginya dengan sistem tanggul.”Kami akan usulkan ke pusat bantuan itu,” katanya. (ab)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s