Janji Bupati Teluk Bintuni, Segera Diwujudkan

Abubakar Solowat

Abubakar Solowat

Sorong, Papua Barat (Sergap) – Jalan menuju penyelesaian macetnya sisa Uang Ketuk Pintu sebesar Rp. 54.000.000.000,- (lima puluh empat milyar rupiah), yang menjadi hak Masyarakat Adat Kampung Taroy, Pera-Pera, Tambenawa, dan Sorondauni, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, tampaknya sudah dekat. Kabar gembira ini dikabarkan oleh Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Taroy, Abubakar Solowat, kepada Tabloid Sergap, Jumat 16/01/2015 yang lalu.

Abubakar Solowat mengatakan, bahwa pertemuan antara para Ketua LMA telah terlaksana di Kantor Bupati Teluk Bintuni, pada hari Selasa tanggal 13 Januari 2015. “Hadir juga mendampingi Bapak Bupati Alfons Manibui, Sekda Bapak Wim Wimbay,” kata Abubakar Solowat melalui sambungan telpon seluler.

Diceritakan juga oleh Ketua LMA Taroy ini, bahwa Bupati Teluk Bintuni, drg. Alfons Manibui, DESS mengatakan bahwa semua Uang Ketuk Pintu itu, akan dibayarkan pada bulan Januari 2015 ini. Lebih lanjut, Abubakar Solowat menjelaskan, bahwa pembayaran tersebut, akan ditanggung oleh Pemerintah Pusat 60%, Pemerintah Provinsi 25% dan Pemerintah Kabupaten Bintuni 15%.

“Semoga semuanya berjalan lancar, sesuai kesepakatan,” kata tokoh masyarakat yang sudah mengurus Uang Ketuk Pintu selama 4 tahun ini. Sebagaimana telah diberitakan Tabloid Sergap Edisi 93, Uang Ketuk Pintu yang menjadi hak Masyarakat Adat ini sebesar Rp. 60 milyar, dan telah dicairkan Rp. 6 milyar saat kampanye Pilbup Teluk Bintuni tahun 2010. Namun setelah itu, tak kunjung ada pembayaran berikutnya. Sehingga, Abubakar Solowat selaku Ketua LMA Taroy, sempat mengingatkan bahwa Masyarakat Adat dari Kampung Taroy, Pera-Pera, Tambenawa, dan Sorondauni akan bertindak tegas jika sisa Uang Ketuk Pintu tidak segera diselesaikan pada tanggal awal bulan Januari 2015.

“Bicara tentang pengertian dan kesabaran, kami sudah sangat sabar. Maka, jika sampai dengan tanggal 1 atau 2 Januari 2015, ternyata tidak ada penyelesaian, kami Masyarakat Adat Kampung Taroy, Pera-Pera, Tambenawa, dan Sorondauni akan menduduki LNG Tangguh,” kata Abubakar Solowat saat itu. Ketegasan para Ketua LMA ini tampaknya akan membuahkan hasil yang menggembirakan. Semoga saja dapat memberikan manfaat untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat yang memang berhak untuk menerimanya. (Jemmy Mairuhu)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s