Carut Marut Honor Juru Pelihara Benda Purbakala di Kalteng

 Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah, Jalan Tjilik Riwut Km 5 Palangkaraya.


Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah, Jalan Tjilik Riwut Km 5 Palangkaraya.

Palangkaraya (Sergap) – Juru Pelihara Benda Purbakala/Situs yang ada di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim), Kalimantan Selatan (Kalsel), dan Kalimantan Tengah (Kalteng), semuanya berada di bawak koordinasi Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala, di Samarinda, Kalimantan Timur. Saat ini Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala tersebut dikepalai oleh Drs. I Made Kusumajaya. M.Si.

Untuk urusan Juru Pelihara Benda Purbakala/Situs di Kalimantan Tengah, Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala menugaskannya kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah, yang berkantor di Jalan Tjilik Riwut Km 5 Palangkaraya.

Persoalan muncul, ketika seorang Juru Pelihara Benda Purbakala/Situs yang bertugas di Kabupaten Kotawaringin Barat mengaku bahwa honornya dipotong dengan semena-mena. Pemotongan tersebut terjadi sejak tahun 2007 hingga tahun 2014.

“Honor saya sebagai Juru Pelihara Rp. 600.000,- sebulannya, yang dicairkan setiap 4 bulan sekali. Jadi setiap 4 bulan seharusnya, saya menerima honor Rp. 2.400.000,- Tapi kenyataannya, saya hanya menerima 1 juta rupiah saja,” kata Juru Pelihara yang namanya untuk sementara minta tidak ditulis. Dijelaskan pula, bahwa Juru Pelihara tersebut juga diminta untuk menandatangani kuitansi kosong.

Setelah selama ± 5 tahun, terjadi hal seperti di atas, titik terang barulah muncul ketika ada pertemuan yang membahas masalah museum dan benda-benda bersejarah, di Palangkaraya yang dihadiri oleh  Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Samarinda.

Pada tahun 2012 itulah, para Juru Pelihara Benda Purbakala/Situs, muncul keberaniannya untuk menanyakan kejelasan tentang honor mereka, kepada orang Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Samarinda yang datang di pertemuan tersebut.

Tetapi pertanyaan para Juru Pelihara ini juga tidak dijawab secara langsung, petugas dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Samarinda itu minta waktu untuk mempelajarinya.

Untuk diketahui, sejak menerima honor pada tahun 2012 hingga tahun 2012, honor tersebut dibagikan oleh Juru Bayar yang bernama Dra. Hesti Seni, yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Permuseuman dan Keperbukalaan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah.

Setelah masalah honor dipertanyakan, honor para Juru Pelihara tersebut tidak lagi disalurkan oleh Hesti Seni, tetapi langsung diambil ke Bendahara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah.

Yuel Tanggara, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah, saat ditemui mengatakan bahwa, dirinya tidak tahu tentang carut-marutnya pembayaran Juru Pelihara ini. “Berhubung saya masih baru menjabat, maka saya belum tahu dan bahkan tidak tahu tentang masalah ini. Saya mengucapkan terima kasih kepada teman–teman media atas informasinya”, katanya,

Kepala Dinas berjanji, di bawah kepemimpinannya akan tegas menindak sesuai dengan peraturan pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. “Saya akan rapatkan dengan staf dan jika terbukti ada kesalahan, saya tindak sesuai peraturan pemerintah,” katanya menegaskan.

Pada tahun 2013, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Tengah membuat Surat  Keputusan Nomor : 20.DPK-SK/VI/2013 tentang Pembentukan Panitia Penyelenggara Bimbingan Teknis Juru Pelihara Peninggalan Sejarah dan Purbakala Tahun Anggaran 2013.

Dengan demikian, untuk selanjutnya nasib para Juru Pelihara lebih terjamin. Tapi sekitar ratusan juta rupiah honor Juru Pelihara yang telah “hilang” dipotong selama ±5 tahun, tentunya juga harus diurus dan diberikan kepada yang berhak menerimanya. (ab)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s