Gelar Parade Jaranan 2014, Untuk Pertahankan Seni Tradisional Bangsa

Blitar (Sergap) – Dalam rangka nguri-nguri budaya Jawa, khususnya seni tradisional Jaranan, Dinas Kominparda Kota Blitar pada Minggu (23/08/2014) yang lalu, mulai pukul 09.00 WIB menggelar Parade Jaranan bertempat di Istana Gebang Kota Blitar.

Penmpilan salah satu peserta Parade Jaranan 2014

Penampilan salah satu peserta Parade Jaranan Kota Blitar 2014

Kabid Plt Seni Budaya Kominparda Kota Blitar Supraptono, SH, selaku Ketua Panitia Parade Jaranan 2014, mengatakan bahwa even ini bertujuan untuk menggali potensi kesenian tradisional Jaranan, sekaligus memperingati HUT RI ke 69.

“Maksud dan tujuan diadakan parade jaranan ini adalah untuk memelihara, melestarikan dan meningkatkan kesenian tradisional jaranan sebagai asset pariwisata dan kasanah budaya daerah dalam menunjang kebudayaan nasional, meningkatkan fungsi kesenian daerah sebagai penangkal masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur budaya bangsa dan sebagai ajang untuk mendorong kreativitas seniman dalam kiprahnya secara positif, responsif dalam berkesenian yang lebih baik dan berkualitas,” jelas Supraptono kepada Tabloid Sergap.

Ketua Pakoja (Paguyuban Kelompok Jaranan) Kota Blitar, Eko Purwanto, SPd, ada 9 group Jaranan yang menjadi peserta, setiap kecamatan mengirimkan 3 group yang belum pernah menjadi juara.

Mereka adalah Gesang Megantoro Putro, Turonggo Sekar Wijoyo, dan Sido Muncul Putro dari Kecamatan Sananwetan. Kuda Taruna Putra, Turonggo Putro Wiro Yudho dan Turonggo Giono Mudho dari Kecamatan Kepanjenkidul. Rukun Budoyo, Turonggo Tmtomo Mudo dan Turonggo Mudo Utomo dari Kecamatan Sukorjo.

Dari kiri Kadin Kominparda Wikandrio SH, Kepala UPT. PIPP Heru Santoso S. Sos, PLT Kabid Seni Budaya Dinas Kominparda Supraptono SH

Dari kiri Kadin Kominparda Wikandrio SH, Kepala UPT. PIPP Heru Santoso S. Sos, PLT Kabid Seni Budaya Dinas Kominparda Supraptono SH

Juri menilai 3 group terbaik non rangking dan berhak mendapatkan trophy dan piagam penghargaan dan berhak tampil setiap Sabtu malam, di PIPP dan Minggu pagi di Istana Gebang secara bergantian.

Kepala Dinas Kominparda Kota Blitar, Wikandrio, SH mengatakan bahwa kesenian jaranan banyak tersebar di Jawa Timur, yang menjadi dengan trade merk, Barongan dan Pecut. Untuk itu diharapkan agar Jaranan Kota Blitar dapat melakukan kreasi sehingga dapat menjadi ciri khas Jaranan kota Blitar. “Kami harapkan agar kelompok Jaranan yang diwadahi oleh Pakoja semakin berkreasi dan berkembang untuk dapat menunjukkan kepada masyarakat, eksistensi seni Jaranan di Kota Blitar,” katanya berpesan.

Wikandrio menambahkan, bahawa acara ini diadakan rutin setiap tahun, dan diharapkan jika jika tahun ini pesertanya 9 group, maka tahun depan dapat lebih banyak lagi pesertanya. Tampak hadir dalam acara ini, lurah dan camat se Kota Blitar, seniman dan warga.

Sudah menjadi kewajiban kita semua, untuk mempertahankan dan menghargai budaya warisan nenek moyang kita ini. Bukan hanya kemudian marah-marah ketika kemudian kesenian ini diklaim oleh negara tetangga. (oke)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s