Sudah Praktek 15 Tahun, Dokter Gadungan Ditangkap Polisi

dokter gadungan wbSumenep (Sergap) – Mahmud Wuhaibi (51), warga Dusun Lebak, Desa Jungtorodaya, Kecamatan Ambunten Timur, Sumenep, Madura, sekitar pukul 21.00 WIB digerebek aparat Subdit Tipiter Ditreskrimsus Polda Jatim. Mahmud Wuhaib digelandang ke Mapolda Jatim katena telah membuka praktik layaknya dokter hanya berbekal pernah menjadi perawat selama dua tahun di RS Syaiful Anwar, Malang.

“Tersangka langsung dibawa dan sudah ditahan di Polda Jatim. Sejumlah peralatan medis, rekam medis pasien, beserta berbagai obat dari balai pengobatan tersebut juga disita sebagai barang bukti. Penggerebekan ini berdasar laporan masyarakat. Dan ternyata benar, bahwa praktik tersebut ilegal,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Awi Setiyono, Senin, (08/09/2014). Saat penggerebekan, ada dua orang pasien yang sedang menjalani perawatan di sana. Keduanya pun harus dirujuk ke puskesmas setempat karena tempat ini digeledah polisi.

Kepada aparat, Mahmud Wuhaibi mengaku sudah melakukan praktik layaknya dokter selama 15 tahun.  Mahmud Wuhaibi mengakui, dirinya sama sekali tidak memiliki surat tanda resgistrasi dokter, karena memang dia bukan seorang dokter.

Tersangka juga Wuhaibi mengaku bisa mengobati pasien hanya bermodal pengalaman. Ia pernah kuliah di Akademi Perawat (Akper) Malang lulus tahun 1984, kemudian dua tahun di RS Syaiful Anwar, Malang. “Setiap saya pulang, tetangga yang tahu saya kerja di rumah sakit minta diperiksa. Dan ternyata banyak yang jodoh, banyak yang sembuh setelah saya periksa dan saya kasih obat,” ujarnya.

Balai pengobatan milik Mahmud Wuhaibi, selain melayani pengobatan umum, juga melayani rawat inap, karena itu berbagai peralatan medis dan beragam jenis obat juga disediakan di balai pengobatan itu. Praktik layaknya dokter dilakukannya sejak tahun 1999 dan semakin hari, praktiknya semakin laris, karena itu sejak tahun 2010, ia mulai melayani rawat inap.

Seakan menggambarkan “kesuksesannya” rumah dokter gadungan ini bertingkat menjulang tinggi, paling tinggi dibanding rumah tetangga sekitarnya. Usai penggrebekan rumah itu nampak sepi. Terlihat ada empat motor yang diparkir di depan ruang praktek dan dua mobil terparkir di sisi barat. Penerangan lampu dari berbagai sudut rumah, baik dilantai dasar maupun di lantai atas cukup banyak, sehingga kemegahan rumah dokter gadungan terlihat jelas.

Sebelumnya, petugas Polda Jatim membekuk Wahbi (43), warga Dusun Lebak, Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, pukul 21.15 Wib, Senin (8/9/2014) yang diduga kuat menjalankan praktek penyembuhan pada pasien dengan cara menggunakan alat-alat medis. Wahbi akhirnya digelandang ke Polda Jatim berikut barang bukti, antara lain perangkat alat praktek dokter dan tabung oksigen

“Warga disini memang mengenal dia sebagai perawat. Tapi kabarnya, dia itu tidak sampai lulus sekolah keperawatan karena berhenti di tengah jalan,” kata Kadar, salah satu warga Ambunten, Selasa (09/09/14). Tetapi tempat praktiknya selalu dibanjiri pasien, meski tidak memasang papan resmi klinik pengobatan. Pasien yang datang tidak hanya warga Ambunten, tetapi juga dari kecamatan-kecamatan lain. Bahkan tidak sedikit pasien yang menjalani rawat inap di tempat praktek Wahbi.

“Setiap hari pasiennya banyak. Ada yang cuma rawat jalan, tapi tidak sedikit juga yang rawat inap. Kan di rumahnya itu memang ada banyak kamar untuk rawat inap,” ujarnya.

Menurutnya, banyak warga yang merasa cocok dan sembuh setelah berobat ke tempat praktek Mahmud Wuhaibi. “Orang sini bilang, banyak yang jodoh. Jadi orang-orang itu malah lebih suka berobat ke Wahbi daripada ke Puskesmas,” ungkapnya.

Kadar menambahkan, bahwa Mahmud Wuhaibi tidak sekedar untuk berobat biasa, tetapi juga melakukan operasi pengangkatan tumor. “Peralatannya lengkap kok. Obat-obatannya juga pakai resep,” paparnya. (hos)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s