BPKP dan LSM Awasi Bantuan Erupsi Gunung Kelud

Suasana pengungsian erupsi Gunung Kelud

Suasana pengungsian erupsi Gunung Kelud

Surabaya (Sergap) – Bencana erupsi Gunung Kelud saat ini berstatus Bencana Provinsi. Semua koordinasi penyaluran bantuan, baik itu dari masyarakat maupun dari pemerintah pusat berada di bawah kendali Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, melalui posko induk di Surabaya.

Terkait hal itu, Pemprov Jawa Timur menggandeng tim audit dari Badan Pemeriksan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk memantau penerimaan dan penyaluran bantuan untuk korban bencana erupsi Gunung Kelud. Pelibatan tim audit BPKP tersebut untuk menjamin transparansi penyaluran bantuan bencana.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan, tim audit tersebut akan selalu mendamping tim posko induk dalam penerimaan dan penyaluran bantuan korban erupsi Gunung Kelud. “Ini untuk mengindari penyelewengan dana bantuan, sekaligus bentuk upaya transparansi kami kepada publik,” kata Soekarwo, Minggu (23/2/2014).

Pemprov Jawa Timur, kata Soekarwo, tidak akan menutup-nutupi semua data penyaluran, apakah itu yang diambil dari APBD atau sumbangan dari masyarakat. “Semua terbuka dan langsung bisa diaudit tanpa harus menunggu proses penyaluran selesai,” ujarnya.

Soekarwo menyatakan bantuan akan tepat sasaran. Sebab, bukan hanya tim audit BPKP saja yang memantau, sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) juga intens melakukan pengawasan di lapangan. “Selain BPKP, LSM juga memantau penyaluran semua bantuan erupsi Gunung Kelud”, katanya menegaskan. (ang)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s