Walikota dan Wakil Walikota Probolinggo Dilantik

Walikota Probolinggo Hj. Rukmini dan Wakil Walikota Probolinggo HM. Suhadak saat diambil sumpahnya oleh Gubernur Jawa Timur

Walikota Probolinggo Hj. Rukmini dan Wakil Walikota Probolinggo HM. Suhadak saat diambil sumpahnya oleh Gubernur Jawa Timur

Probolinggo (Sergap) – Pasangan Walikota Probolinggo Hj Rukmini dan Wakil Walikota Probolinggo HM Suhadak Periode 2014-2019 resmi dilantik. Prosesi pelantikan dilakukan Gubernur Jawa Timur H Soekarwo dengan membacakan Surat Keputusan  Menteri Dalam Negeri RI Gamawan Fauzi dengan No 131.35-7104 Tahun 2013 dan No 132.35-7105 Tahun 2013, di Gedung Islamic Center Kota Probolinggo, Selasa (28/1/2014)

Dalam amanatnya,  gubernur berpesan kepada walikota dan wakilnya untuk merealisasikan semua janji-janji yang diucapkan sewaktu melakukan kampanye. Selain itu, pasangan yang menang pemilukada dengan  mengantongi perolehan suara 36,19 persen ini bisa mengajak para  pemimpin di pemerintahan kota setempat untuk menciptakan suasana aman, nyaman dan kondusif.

Menurut Pakde, kunci utamanya yakni silaturahmi dengan masyarakat dan mengajaknya merumuskan kebijakan. “Datangi semua pihak dan semua harus belajar. Kompetisi sudah selesai dan lupakan. Kini saatnya meningkatkan kesejahteraan demi rakyat,” kata Pakde Karwo.

Ia menjelaskan, Jawa Timur memiliki budaya demokrasi yang baik melalui musyawarah mufakat, bukan budaya tanding. Salah satu penerapannya yakni dengan dilakukannya komunikasi dan koordinasi yang baik dengan “stakeholder” atau pemangku kepentingan. Hanya saja, ia menekankan menjaga kerukunan antar warga yang dimulai dengan walikota dan wakil walikota dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Keduanya diharapkan bisa menjalin komunikasi yang baik dan rukun, sehingga mampu membangun dan mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera. Tidak mungkin kabupaten ini tumbuh jika tidak ada kerukunan di pemimpinnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pakde Karwo juga mengatakan bahwa Kota Probolinggo merupakan daerah yang berkembang dan menjadi tempat transit selain Lumajang dan Situbondo.

Peluang industri pengolahan telah menyumbangkan persentase yang cukup besar terhadap PDRB Kota Probolinggo. Sektor ini menyumbang sekitar 14,37 persen terhadap PDRB Kota Probolinggo. “Sehingga jika dikembangkan lebih lanjut lagi dengan industri kecil, akan semakin meningkatkan perekonomian Kota Probolinggo,” ucapnya.

Di samping itu, kota ini memiliki potensi wisata cukup baik, sehingga tidak mengherankan sektor perdagangan, hotel dan restoran memberikan kontribusi yang terbesar, yakni 42,63 persen terhadap PDRB Kota Probolinggo “Saya sarankan untuk bidang perdagangan, restoran dan hotel lebih ditingkatkan. SDM nya perlu dilatih dalam bidang keramahan. Agar wisatawan betah tinggal di Probolinggo,” pungkas Gubernur Soekarwo (ang)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s