Hatta Rajasa : LMDH Pilar Ekonomi Kerakyatan

Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, Menko Ekuin Hatta Rajasa, Menhut  Zulkifli Hasan dan Bupati Trenggalek Mulyadi RW

Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, Menko Ekuin Hatta Rajasa, Menhut Zulkifli Hasan dan Bupati Trenggalek Mulyadi RW

Tulungagung (Sergap) – Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), harus menjadi kekuatan ekonomi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraannya, dan hal tersebut harus ada terobosan–terobosan dari anggota LMDH dan dukungan dari Pemerintah.

Demikian dikatakan oleh Menteri Koordinator Perekonomian dan Perindustrian (Menko Ekuin) RI, Hatta Rajasa yang hadir bersama Menteri Kehutanan (Menhut) RI  Zulkifli Hasan dalam acara Jambore Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) 2014 yang digelar di Eks Karesidenan Kediri yang berlangsung di Hall Jasa Tirta Waduk Wonorejo, Tulungagung, Senin (20/10/2014). Dua pejabat tinggi pusat tersebut disambut oleh Bupati Tulungagung Syahri Mulyo beserta Forpimda Tulungagung dan Bupati Trenggalek Mulyadi WR dan jajarannya.

Menurut Menko Perekonomian Hatta Rajasa, LMDH dapat menjadi pilar ekonomi kerakyatan dan berjasa menjaga kelestarian hutan. Seperti yang kita ketahui, bencana banjir yang disebabkan oleh tingginya curah hujan merupakan dampak dari pemanasan global yang salah satunya dipicu oleh berkurangnya hutan yang berperan sebagai paru-paru dunia. Hal ini diharapkan menjadi motivasi LMDH untuk ikut berusaha melestarikan hutan. “Kementrian Kehutanan akan membina secara khusus masyarakat desa hutan dalam rangka untuk menanggulanggi masalah kelestarian hutan supaya anak cucu kita kelak bisa menikmatinya”, kata Hatta.

Sebagai tuan rumah, Bupati Syahri Mulyo menyampaikan banyak hal tentang akan tumbuh kembangnya perekonomian yang dipacu sebagian masyarakat yang berada di sekitar kawasan hutan. Seperti  Kawasan Bendungan Waduk  Wonorejo yang  dikelilingi hutan, mempunyai banyak potensi  yang bisa menjadi mata pencaharian masyarakat setempat. Mulai dari menanam rumput Gajah yang kemudian digunakan untuk menyuplai makanan bagi peternakan sapi perah yang menjadi pimadona masyarakat setempat.

Jambore LMDH se eks Karisedenan Kediri kali ini, diikuti tidak kurang dari 700 orang peserta dari 211 Perwakilan LMDH di Wilayah Kediri, Blitar, Nganjuk, Trenggalek dan Tulungagung. Selain sebagai ajang silaturohmi Jambore juga diisi dengan seminar tentang Kemandirian Lembaga Masyarakat Desa Hutan, dengan tujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan para peserta.

Jambore LMDH se-Eks Karesidenan Kediri juga dihadiri Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur Gatot Soebektiono, Kepala Perum Perhutani Unit II Bambang Budiarto dan Kelompok Pemangku Hutan Kediri. (rohman)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s