Kejaksaan Segera Panggil Bupati dan Wakil Bupati Sampang

Kajari Sampang, Abdullah, SH

Kajari Sampang, Abdullah, SH

Sampang (Sergap) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang, Jawa Timur sudah menjadwalkan pemanggilan Bupati Sampang KH Fannan Hasib dan Wakilnya Fadilah Budiono, terkait dengan kasus dugaan korupsi uang pesangon anggota DPRD periode 1999-2004.

Demikian pernyataan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sampang, Abdullah, SH melalui Kasi Intel Kejari Sampang Sucipto, SH, pada hari Minggu (12/01/2014). Kejari Sampang memandang perlu untuk minta keterangan terhadap dua pejabat puncak Pemkab Sampang ini, karena yang bersangkutan dianggap mengetahui tentang kebijakan Pemkab Sampang saat itu, ketika memberikan uang pesangon kepada 45 anggota DPRD. “Bupati Fannan Hasib sendiri saat itu sebagai anggota DPRD, sedangkan wakilnya Fadilan Budiono masih menjabat sebagai Bupati Sampang. Keduanya akan dipanggil sebagai saksi, dalam lanjutan penyidikan” kata Sucipto menjelaskan.

Saat ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Kejari Sampang sedang meminta izin kepada Kejaksaan Agung untuk memanggil kedua pejabat tersebut. “Kapan pemanggilan itu dilaksanakan, kami menunggu persetujuan dari Jaksa Agung”, kata Sucipto menjawab pertanyaan wartawan.

Dalam kasus dugaan korupsi uang pesangon mantan anggota DPRD Sampang periode 1999-2004 ini, Kejari Sampang telah menyeret ke pengadilan 3 orang, yakni Moh Sayuti, Herman Hidayat dan KH Fahrur Rozi. Mereka kini telah dipenjara di balik jeruji besi Rutan Sampang, karena telah divonis bersalah berdasar pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Sebagaimana diketahui, pada April 2010, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sampang telah menjatuhkan vonis dua tahun penjara terhadap mantan Ketua DPRD Sampang Hasan Asy’ari (sekarang almarhum), terdakwa kasus korupsi uang pesangon dewan periode 1999-2004.

Majelis Hakim yang diketuai oleh Lindi Kusumaningtias, SH itu juga menyatakan, bahwa Hasan bersama tiga terdakwa lainnya secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak pidana korupsi, dan menghukumnya dengan hukuman 2 tahun penjara. Hasan Asy’ari yang juga mantan anggota DPRD Jatim dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, juga dihukum untuk mengembalikan uang pengganti senilai Rp42.500.000, serta membayar ganti rugi Rp50 juta.

Sedangkan tiga mantan Wakil Ketua DPRD Sampang lainnya, masing-masing K.H. Fahrurrozi Faruk, Moh Sayuti dan Herman Hidayat, juga dinyatakan dan divonis hukuman penjara 2 tahun dan denda senilai Rp50 juta.

Melalui penasihat hukumnya, keempat-empatnya menyatakan banding atas putusan itu. Pengadilan Tinggi Jawa Timur tetep menyatakan bersalah, namun hukuman kepada ketiganya menjadi lebih ringan, menjadi hukuman penjara 1 tahun 3 bulan serta denda Rp50 juta, subsider 3 bulan penjara.

Di tingkat kasasi, Mahkamah Agung memperkuat putusan Pengadilan Tinggi dan putusannya tetap sama, sebagaimana tertuang dalam surat putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor: 110K/PID. Sus/2011. Karena keempat terhukum tersebut tidak melakukan banding, maka vonis MA tersebut telah mempunyai kekuatan hukum tetap.

Berdasar temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Timur, kerugian negara dalam kasus uang pesangon tersebut mencapai R2,1 miliar. Para anggota Wakil Rakyat itu menerima Dana Purnatugas masing-masing sekitar Rp42,5 juta, Tunjangan Yanarti Rp110 ribu selama 12 bulan dan Tunjangan Kesehatan sekitar Rp350.000, yang pada tahun 2004 naik menjadi Rp500.000 per bulan. Sehingga, total dana yang diterima anggota DPRD Sampang periode 1999-2004 mencapai Rp2,1 miliar.

Dari 45 orang anggota DPRD Sampang periode 1999-2004itu, baru empat orang tersebut yang telah diproses secara hukum. Sedangkan 41 orang sisanya masih bisa menghirup udara bebas. Tampaknya inilah yang akan dituntaskan oleh Kejari Sampang di awal tahun 2014 ini. (tim)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s