Proyek Rp 200 Trilyun Vico Group di Teluk Kupang

Sebagian Teluk Kupang dilihat dari udara

Sebagian Teluk Kupang dilihat dari udara

Kupang (Sergap) – Sebuah proyek pembangunan Pelabuhan Peti Kemas Internasional, Bandara Internasional dan Pabrik Daging Beku senilai Rp. 200 Trilyun akan dibangun di Teluk Kupang, di Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang.

Indra Hasan, seorang pengusaha Indonesia melalui Vico Group telah menjalin kerjasama dengan beberapa  investor dari Australia. Bahkan Lokasi proyek telah disurvei Selasa (07/01/2014) pekan lalu, oleh beberapa staf dari Kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal Asing dari Jakarta.

“Memang benar, adanya megaproyek tersebut. Kami sudah turun ke lokasi. Nanti akan ada tim lengkap turun lagi ke lokasi untuk membuat pemetaan dan melengkapi data survei awal,” kata Sekda Kabupaten Kupang, Hendrik Paut, Jumat (10/1/2013) kepada wartawan.

Megaproyek itu, papar Paut, “Saya lupa nama investor dari Australia itu. Mereka bekerjasama dengan pengusaha Indonesia, Indra Hasan dari Vico Group untuk pembangunan pelabuhan peti kemas internasional, bandara internasional dan pabrik daging beku,” jelas Paut.

Tentang  besarnya nilai investasi, Sekda tidak dapat memberikan angka pasti, ia hanya memperkirakan nilainya ratusan triliun rupiah. Menjawab pertanyaan tentang lahan yang akan dipakai, Hendrik Paut mengatakan hal itu masih harus dibicarakan secara rinci dengan tim yang dikirim oleh investor.

Ketua DPRD Octory Gasperz dan Sekdakab Hendrik Paut

Ketua DPRD Octory Gasperz dan Sekdakab Hendrik Paut

Di tempat terpisah, Kepala Kantor Badan Perizinan Satu Pintu dan Penanaman Modal Daerah Kabupaten Kupang, LC Noke, juga membenarkan adanya megaproyek tersebut. “Itu rencana Pak Indra Hasan melalui Vico Group bekerjasama dengan investor dari Australia. Kita doakan saja agar rencana investasi ini terwujud,” jelas Noke.

Sedangkan, Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Octory Gasperz, sebagaimana dikutip oleh beberapa media juga membenarkan tentang akan adanya proyek ratusan trilyun di Teluk Kupang itu. “Minggu lalu saya bersama Pak Bupati Kupang, muspida dan dinas teknis terkait bersama investor dari Australia turun survai awal ke Teluk Kupang, persisnya di Sulamu,” katanya menjelaskan.

Octory Gasperz menambahkan, DPRD Kabupaten Kupang tentu saja sangat mendukung upaya-upaya mendatangkan investor ke Kabupaten Kupang. “Saya berharap proyek itu segera terwujud dalam waktu dekat. Dan semoga regulasi pendukung rencana investasi itu supaya disampaikan secara dini agar calon investor tidak kaget. Bahkan kalau boleh yang bisa dipermudah, supaya dilakukan. Ini untuk menciptakan iklim berusaha. Yang penting soal lahan aman,” jelas Gasperz. (tim)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s