2014, Jatim Bangun Lagi 4 Jembatan di Jalur Lintas Selatan

Beberapa jembatan di Jalur Lintas Selatan (JLS) wilayah Pacitan

Beberapa jembatan di Jalur Lintas Selatan (JLS) wilayah Pacitan

Surabaya (Sergap) – Setelah dibangun lebih dari satu dekade ini, rupanya mega proyek pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) yang digarap sejak 2002, belum ada target kapan selesainya. Kendati demikian, perlahan tapi pasti, Pemprov Jatim tetap mengupayakan pembangunan secara bertahap.

Dari alokasi APBD Jatim 2013 telah dialokasikan dana sebesar Rp 42,8 miliar untuk membangun 5 unit jembatan, tahun 2014 mendatang bakal dibangun lagi 4 jembatan lain dengan alokasi dana Rp 26 miliar.

“Lokasi pembangunan JLS ini memiliki medan yang cukup sulit dijangkau karena harus melintasi sungai. Untuk mempermudah proyek pembangunan jalan, maka perlu dibangun jembatan baru,” kata Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan Dinas PU Bina Marga Jatim, I Made Sukartha saat ditemui, Rabu (9/10/2013).

Empat jembatan yang bakal dibangun di tahun 2014 nanti adalah Jembatan Banjar di Trenggalek sepanjang 60 meter dengan alokasi sekitar Rp 5 miliar dan Jembatan Wonosari Blitar sepanjang 100 meter dengan dana Rp 7 miliar. Dua jembatan lainnya yakni Jembatan Kedungsalam di Kabupaten Malang sepanjang 40 meter dengan dana Rp 4 miliar dan Jembatan Blater IV Jember sepanjang 40 meter dengan dana Rp 4 milar.

Dari alokasi empat jembatan yang bakal dibangun dengan konstruksi rangka baja itu dana yang dikeluarkan sekitar Rp 20 miliar. Sedangkan dana sisanya sekitar Rp 6 miliar digunakan untuk pengadaan rangka baja.

Sebelumnya, tahun 2013 ini Pemprov Jatim juga membangun 5 jembatan yakni Jembatan Tawing, Trenggalek sepanjang 60 meter dengan alokasi dana Rp 5,652 miliar, Jembatan Kali CIlik Tulungagung sepanjang 40 meter dengan alokasi dana Rp 5,414 miliar, Jembatan Ringinsari Blitar sepanjang 20 meter dengan alokasi dana Rp 4 miliar, Jembatan Kaliurang sepanjang 80 meter dengan alokasi dana Rp 7,964 miliar, dan Jembatan Blater V sepanjang 40 meter dengan alokasi dana Rp 4,418 miliar.

Masih butuh Rp.6,17 Trilyun lagi

Menurut Made, untuk dapat menyelesaikan JLS hingga tersambung dari Pacitan ke Banyuwangi kini masih dibutuhkan dana sebesar Rp 6,17 triliun. Untuk bisa merealisasikan penyelesaian target 2014 seperti yang dicanangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, rupanya hal itu sangat sulit direalisasikan.

I Made Sukartha

I Made Sukartha

“Dana yang dibutuhkan agar JLS tuntas masih butuh RP 6,17 triliun. Namun, dana dari APBD Jatim saja yang bisa dialokasikan tahun ini hanya Rp 42,8 miliar. Sedangkan dari APBN juga belum ada kabar besaran nilainya. Jika anggaran masih minim, masih butuh 15 tahun lagi untuk menyelesaikan JLS,” ujarnya.

Menurut Made, agar pembangunan cepat selesai, maka penganggaran pembangunan JLS yang total panjang jalannya sekitar 660 kilometer ini harus lebih serius atau dapat dianggarkan lebih besarlagi, agar proyek bisa segera selesai.

Ia pun menegaskan, jika JLS ingin segera diselsaikan maka saat ini dibutuhkan kebijakan khsus dari pusat. Artinya, pengalokasian dana untuk JLS harus mendapat prioritas jika ingin target 2014 bisa selesai. Pentingnya peran JLS ke depan, karena dianggap sebagai jalur alternatif untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di jalur tengah dan pantai utara. Selain itu, JLS juga diharapkan dapat menumbuhkan perekonomian Jatim.

Sumber dana pembangunan fisik JLS dialokasikan dari APBN, sedangkan untuk membuka lahan dengan dana APBD Jatim, dan pembebasan tanah dari anggaran APBD Kabupaten/Kota. (ang)

Berita terkait :   – Jalur Lintas Selatan Pacitan-Sidomulyo Diresmikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s