RUPS PT Gudang Garam Tbk Tahun 2013 dan HUT Ke 55

Saat konferensi pers di Hotel Grand Surya

Saat konferensi pers di Hotel Grand Surya

Kediri (Sergap) – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Gudang Garam Tbk mencatat adanya penurunan keuntungan salah satu perusahaan rokok nomor dua terbesar di Indonesia ini. Hal ini disebabkan adanya penambahan modal kerja – salah satunya adalah kebutuhan fasilitas produksi untuk produk rokok Pro Mild – sehingga keuntungan perusahaan untuk tahun buku 2012 sebesar Rp 4,07 Trilyun, lebih kecil dari keuntungan pada 2011 yang mencapai Rp 4,9 triliun.

“Hal ini yang membuat nilai deviden tahun ini menurun,” kata Direktur PT Gudang GaramTbk, Heru Budiman saat jumpa pers di Hotel Grand Surya Kediri, Sabtu (29/06/2013) siang. Sehingga rapat memutuskan membagikan deviden tunai tahun buku 2012 sebesar Rp 1,5 triliun atau Rp 800 per lembar saham.

Heru Budiman juga menambahkan bahwa prospek bisnis ke depan akan sangat terpengaruh oleh kenaikan bahan bakar minyak yang ditetapkan pemerintah beberapa waktu lalu. Hal ini dipastikan akan membuat masyarakat berpikir untuk mengurangi pengeluaran lain yang kurang dominan. Namun apakah kebutuhan yang disingkirkan tersebut adalah membeli rokok, Heru belum bisa menduga. “Kami baru akan bisa melihatnya dalam beberapa waktu ke depan”, katanya.

Rapat juga menyetujui pengunduran diri Ginawati dari posisi Direktur Perseroan, sekaligus memberikan pelunasan dan pembebasan sepenuhnya atas pelaksanaan tugas dan kewajibannya. Dengan demikian susunan pengurus PT Gudang Garam Tbk menjadi lebih ramping jika dibandingkan tahun 2012.

Jajaran Dewan Komisaris yaitu Presiden Komisaris : Juni Setiawati Wonowidjojo, membawahi 2 Komisaris Independen, yaitu Frank Willem van Gelder dan Lucas Mulia Suhardja. Sedangkan jajaran direksi yaitu Presiden Direktur : Susilo Wonowidjojo, yang membawahi 6 direktur, yaitu Heru Budiman; Herry Susianto; Buana Susilo; Fajar Sumeru; Istata Taswin Siddharta dan Sony Sasono Rahmadi.

Dalam kesempatan ini, Heru Budiman, juga menyinggung tentang sedang dibahasnya RUU tentang Tembakau di DPR. “Pengertian tembakau dalam RUU itu sebenarnya tidak identik dengan rokok kretek. Sebab kalau yang dimaksud dalam pasal itu adalah racikan tembakau dan cengkeh, jelas tidak mungkin dilarang”, katanya.

Heru menambahkan rokok kretek adalah warisan budaya tanah air yang harus dilestarikan. Karena itu, menurut Heru, tidak tepat jika sebagian pihak mendesak rokok ini dihapus dengan alasan  kesehatan. Namun ia mengakui bahwa kebiasan merokok kretek sudah mulai ditinggalkan oleh kalangan anak muda.

Pemerintah melalui Permenkes No 28 Tahun 2013 membatasi iklan, promosi, dan sponsorship rokok. Pembatasan iklan akan dilakukan di seluruh media cetak maupun elektronik. Penayangan iklan televisi dibatasi hanya pukul 21.30 – 05.00 WIB, sedangkan untuk media teknologi informasi aksesnya hanya untuk usia di atas 18 tahun.

Bagi industri rokok, ujar Heru, regulasi soal penayangan iklan rokok yang nyaris dipangkas habis merupakan berita yang tidak menggembirakan. Padahal industri ini merupakan satu-satunya yang dikenai cukai oleh pemerintah. “Kita tak begitu gembira dengan hal tersebut,” kata Heru.

Menjadi Yang Terbaik di HUT ke-55

Sebelumnya, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahunnya yang ke 55,  PT. Gudang Garam Tbk yang bertemakan “Menjadi yang Terbaik”, menggelar berbagai kegiatan olahraga, kesenian, serta kegiatan bhakti sosial.

Olahraga diisi dengan sepakbola persahabatan antara Muspida Kota dan Kabupaten Kediri melawan tim Eksekutif Gudang Garam. Untuk kesenian diisi dengan Tari Reog Kelono Mego Budoyo dan Tari Topeng, serta pagelaran  wayang kulit di tiga lokasi, yakni di Tirtoyoso Kuwak, Lapangan Unit VIII dan di Gunung Kawi, Malang.

Meriahnya kembang api di HUT PT Gudang Garam Tbk ke 55

Dalam Rangkaian HUT ke-55 ini bhakti sosial diisi dengan kegiatan donor darah karyawan yang bekerjasama dengan PMI Kota Kediri. Juga rehabilitasi pemukiman milik warga prasejahtera, operasi bibir sumbing dan katarak dan bantuan untuk panti asuhan serta yayasan sosial.

Yuki Prasetyoadi, Kabid Humas PT Gudang Garam Tbk, melalui pers release juga menjelaskan bahwa perusahaan memberikan tali asih sebagai bentuk penghargaan kepada Angkatan ’58, yakni mereka para karyawan yang sudah mengabdi sejak awal berdirinya perusaan Gudang Garam tahun 1958 dalam acara puncak yang dimeriahkan artis-artis ibukota bertempat di gedung Sasana Kridha Surya Kencana yang juga diwarwarni dengan pesta kembang api.

Acara yang dimulai sejak pukul 18.00 WIB tersebut menampilkan Wali Band, Hudson, Duo Anggrek, Puput Pei, dan Babize, Didi Kempot dan Endah Laras dari Surakarta, yang diiringi OM. Perlan 86 dari Jakarta dan dan OK Swastika dari Surakarta, serta dimeriahkan oleh grup penari Charisma Dancer dari Surabaya. Acara ini dipandu oleh Chintya Sari dan Jarwo Kuat. (tim)

Berita terkait :  –  HUT dan RUPS PT. Gudang Garam, Tbk 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s