Melanggar Kode Etik, Kapolres Mojokerto Dicopot

AKBP Eko Puji Nugroho, SIK, MH

AKBP Eko Puji Nugroho, SIK, MH

Surabaya (Sergap) – Akhirnya, Komisi Kode Etik Profesi Divisi Propam (Profesi dan Pengamanan) Polda Jawa Timur mencopot Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Mojokerto Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Eko Puji Nugroho dari jabatannya. Pencopotan ini diputuskan setelah Komisi Kode Etik menyatakan ia terbukti melanggar Kode Etik Kepolisian dalam sidang yang digelar hari Rabu (26/6/2013) malam.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Jatim Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Awi Setiyono, menyatakan Eko terbukti melanggar Pasal 7 ayat 1 huruf b Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2011 tentang Kode Etik Profesi Polri. “Yang bersangkutan terbukti melakukan perbuatan yang melanggar kategori tidak patut dilakukan seorang pimpinan,” kata Awi. “Sidang pun memutuskan mutasi yang bersifat demosi, artinya Kapolres Mojokerto dipindah dengan penurunan jabatan”.

Briptu Rani Indah Nugraeni

Briptu Rani Indah Nugraeni

Awi Setiyono menambahkan, dalam sidang yang berlangsung sejak sore hingga pukul 22.00 itu, hakim menghadirkan dan memeriksa seluruh saksi, termasuk Brigadir Satu (Briptu) Rani Indah Nugraeni, selaku korban. Namun, Awi tidak bersedia menjelaskan detail perbuatan Eko terhadap Rani yang dianggap tidak patut oleh persidangan. Dia hanya mengatakan, “Yang bersangkutan melakukan perbuatan tercela dan tidak patut dilakukan seorang pimpinan. Tidak bisa dijelaskan lebih detail karena sudah masuk ke materi persidangan.”

Awi membantah terkait adanya perbuatan pelecehan seksual yang dilakukan Eko. Laporan pelecehan seksual, Awi mengatakan, tidak terbukti. Menurut dia, enam saksi yang hadir dalam persidangan juga menyatakan tidak ada pelecehan seksual. Awi juga membantah Briptu Rani sering diperintahkan untuk menemani makan-makan tamu. “Yang bersangkutan melakukan perbuatan tidak patut, yaitu mengukur baju anak buahnya,” ujar Awi.

Menjawab pertanyaan wartawan, Awi belum bisa memastikan dimutasi ke manakah AKBP Eko Puji Nugroho, karena masih harus menunggu surat keputusan dari Kapolri. Ditambahkan pula oleh Awi bahwa Kapolres Mojokerto itu juga telah menerima putusan sidang komisi kode etik. (ang)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s