Pramono Anung : Calon Underdog Justru Akan Menang

Bambang DH dan Pramono Anung saat dosialisasi di GNI Kota Kediri

Bambang DH dan Pramono Anung saat dosialisasi di GNI Kota Kediri

Kediri (Sergap) – Wakil Ketua DPR RI DR. Pramono Anung Wibowo selaku Ketua Tim Pemenangan pasangan Calon Gubernur Jawa Timur Bambang DH-Said Abdullah (BANGSA) mengajak seluruh kader dan simpatisan PDI Perjuangan Kota Kediri memperjuangkan kemenangan jago PDI Perjuangan dalam Pemilukada Jawa Timur, 29 Agustus mendatang. Hal ini disampaikan Pramono Anung saat acara sosialisasi rekomendasi Bambang DH-Said Abdullah di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Kota Kediri, Selasa (28/5/2013).

“Partai kita partai yang solid. Kediri dan beberapa daerah yang kita kunjungi, mereka sanggup bertempur memenangkan. Bambang DH bukan orang kaya. Dua kali menjadi Walikota Surabaya, tetapi hidunya biasa-biasa saja. Hal yang ada di partai kita ini, guyup, gotong-royong menjadi modal utama. Sekali lagi, Bambang DH terpilih, Jawa Timur akan lebih baik dari hari ini,” kata Pramono Anung di depan para kader dan pengurus PDI Perjuangan.

Politisi kelahiran Kota Kediri ini mengakui bahwa jagonya saat ini tidak diunggulkan alias underdog. Namun kondisi itu justru memicu semangatnya untuk memenangkan Bambang-Said. “Jika dibanding dengan calon lain, Bambang – Said memang underdog. Namun kami juga punya pengalaman punya calon underdog tapi malah menang,” katanya menjelaskan.

Pramono Anung kemudian menunjuk dua jago PDIP dalam Pilgub DKI Jakarta dan Jawa Tengah di tahap awal merupakan calon underdog. Namun saat pemilihan justru calon underdog yang menang. “Kami optimis meski menjadi calon underdog Mas Bambang-Said akan menjadi pemenang karena mengusung semangat perubahan,” tandasnya.

Bambang Dwi Hartono-Said Abdullah

Bambang Dwi Hartono-Said Abdullah

Terlebih selama hampir lima tahun di Jawa Timur tidak ada perubahan yang berarti. Terkait lawan berat yang akan dihadapi, diakui Pramono incumbent. Namun pihaknya akan siap menghadapi pertarungan berapapun calon yang maju. “Kader-kader kami kader petarung. Mau calonnya tiga atau empat kami siap,” katanya menambahkan.

Sementara Bambang Dwi Hartono (Bambang DH) sendiri mengakui dibanding dengan calon lainnya, dirinya memang terlambat melakukan sosialisasi sehingga menjadi calon underdog. Hanya saja kondisi itu justru menjadi pelecut semangatnya untuk terus berjuang.

Bambang mengaku masih melihat adanya celah memenang Pilgub Jatim karena adanya semangat masyarakat Jatim untuk melakukan perubahan. Bambang yakin masyarakat Jatim menginginkan adanya perubahan seperti dilakukan masyarakat DKI Jakarta dan Jawa Tengah.
“Kami hanya mengingatkan masyarakat pemilih supaya manfaatkan waktu lima menit dengan sebaiknya. Jangan sampai salah pilih lima menit kemudian menyesal selama lima tahun karena nuansa transaksional,” ujarnya.

Bambang juga mengungkapkan, pihaknya siap bertempur di semua medan menghadapi kekuatan incumbent yang kemungkinan akan bertindak curang. “Kalau sudah pernah curang akan kembali berbuat curang, demikian pula kalau biasa berbohong akan kembali bohong. Di lapangan becekpun kita siap bertanding” tegasnya.

Sementara Bambang DH dalam sambutannya melontarkan janji dua sektor yang akan ditawarkan untuk Jawa Timur lima tahun mendatang. Yaitu, pendidikan dan kesehatan. Bambang DH akan menggratiskan biaya pendidikan mulai SD hingga SMA serta menggratiskan biaya berobat ke rumah sakit kepada warga masyarakat pra sejahtera.

” Saya berharap, sepulang dari acara ini, kader dan simpatisan PDI Perjuangan semakin memantapkan diri. Kemudian bisa memberikan pengertian kepada keluarga, istri dan anak-anaknya untuk perjuangan PDI Perjuangan lima tahun yang akan datang,” himbau Bambang DH.

Dalam acara sosialisasi ini tampak hadir Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Kusnadi, Ketua DPC Kota Kediri Wara Sundari Reni Pramana dan jajaran pengurus lainnya.

Sementara itu pasangan calon Walikota Kediri Bambang Harianto-Hartono tidak hadir, karena harus menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai sebuah tahapan pencalonan diri di RS Dr Sutomo Surabaya, bersama pasangan Calon Walikota Kediri lainnya.

Jempol dan I Like It Bambang-Said

Pasangan Bambang DH-Said Abdullah (BANGSA) juga sudah meluncurkan simbol perjuangan ‘Jempol’ dan tagline ‘I Like Bambang-Said’ untuk bertarung dalam Pemilukada Jatim 2013 pada Kamis ((16/5/2013) yang lalu di Taman Bungkul Jalan Raya Darmo Surabaya.

bangsa3Kepada wartawan, Bambang DH menjelaskan bahwa ikon ‘Jempol’ tidak diskriminatif. Semua orang punya Jempol, baik laki-laki, perempuan, anak-anak, remaja, lansia kakek-nenek. Serta Jempol tidak membeda-bedakan suku, ras, etnik, bangsa, warna kulit, agama dan golongan.

Jempol juga menjadi panduan sikap kepemimpinan bagi Bambang-Said, J= Jujur, E= Eling (selalu ingat/sadar atas amanat kepemimpinan), M= Mituhu (taat aturan), P= prigel (cekatan dalam bekerja), O= open (merawat) dan L=Loman (murah hati, senang menolong)

“Bambang-Said milik semua orang, tanpa membeda-bedakan latar belakang, warna kulit, asal-usul, gender dan hal-hal lain yang diskriminatif,” jelasnya. (dick/tkr)

Berita terkait :

Iklan

One thought on “Pramono Anung : Calon Underdog Justru Akan Menang

  1. Ping-balik: PDI Perjuangan Usung Bambang DH-Said Abdullah Dalam Pemilukada Jatim | TABLOID SERGAP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s