Ketua DPRD Diperiksa dan Walikota Kediri Segera Menyusul

Wara Sundari Reni Pramana, Nurudin Hasan dan Sholahudin Fathurahman

Wara Sundari Reni Pramana, Nurudin Hasan dan Sholahudin Fathurahman

Kediri (Sergap) – Hj. Wara Sundari Reni Pramana, Ketua DPRD Kota Kediri akhirnya diperiksa oleh penyidik tipikor Polresta Kediri, Selasa (12/03/2013). Datang sekitar jam 10.00 dengan mengendarai sedan hitam, kakak kandung dari Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung Wibowo ini, langsung menuju ke ruang Kapolresta Kediri. Berbeda dengan pemeriksaan para saksi maupun tersangka lainnya, yang diperiksa diruang Unit Tipikor, Ketua Dewan yang juga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kediri ini diperiksa di ruang kerja Kapolresta yang tentu saja lebih nyaman.

Usai pemeriksaan, Kasubag Humas Polresta AKP Surono, kepada Tabloid Sergap mengatakan bahwa Ketua DPRD Kota Kediri telah diperiksa sebagai saksi terkait dengan dugaan korupsi proyek Jembatan Brawijaya Kediri. “Pemeriksaan dilakukan selama 5 jam dan ada 37 pertanyaan yang diajukan penyidik terkait dengan surat persetujuan DPRD Kota Kediri terhadap proyek ini”, kata AKP Surono menjelaskan.

Menjawab pertanyaan apakah penyidik juga menanyakan tentang Ketua DPRD Kota Kediri Wara Sundari Reni Pramana yang pernah mengatakan bahwa tanda tangannya pada surat persetujuan adalah hasil scanner, AKP Surono menjawab bahwa itu materi pemeriksaan yang tidak bisa dipublikasikan. “Itu materi penyidikan, belum bisa dipublikasikan”, katanya.

Walikota segera diperiksa

Kasubag Humas Polresta juga menginformasikan bahwa Walokota Kediri dr. H. Samsul Ashar, SpPD, dijadwalkan akan juga diperiksa sebagai saksi pada hari Kamis, 14 Maret 2013. “Surat panggilan sudah dikirimkan dengan tembusan ke Polda Jatim dan Gubernur Jatim,” kata AKP Surono.

Dijelaskan oleh AKP Surono, bahwa pemeriksaan Walikota Kediri itu bertujuan untuk mendalami penjelasan terkait proyek Jembatan Brawijaya. Termasuk mengkjonfirmasi tentang aliran dana dari proyek jembatan yang membelah sungai Brantas ini.

Sebelumnya, pada hari Rabu, 13 Maret 2013, akan diperiksa terlebih dahulu, 7 pejabat Pemkot Kediri yang diduga juga ikut menerima aliran dana proyek jembatan tersebut, terkait  hasil temuan penyidik tipikor tentang aliran dana beraroma gratifikasi. “Penyidik juga perlu memanggil lagi, pejabat-pejabat pemkot yang sudah pernah diperiksa. Pemeriksaan ini sebagai  tambahan atau pemeriksaan lanjutan,” ungkapnya.

Sehari sebelumnya (Senin, 11/3/2013) dua orang Wakil Ketua DPRD Kota Kediri, yaitu Nurudin Hasan dari Fraksi PAN dan Sholahudin Fathurahman dari Fraksi PKB juga sudah diperiksa penyidik tipikor Polresta Kediri, tentang seputar munculnya MoU pembangunan jembatan.

Tiga mega proyek di era kepemimpinan Walikota Samsul Ashar, yaitu RSUD Gambiran II, Jembatan Brawijaya dan Politektik memang patut diduga sarat dengan penyelewengan-penyelewengan. Untuk kasus RSUD Gambiran II perkaranya juga sudah pada tingkat penyidikan di Kejaksaan Negeri Kota Kediri. Jembatan Brawijaya juga dalam tingkat penyidikan di Polresta Kediri. Bahkan di dalam kedua kasus ini, ada dua orang tersangka yang sama yaitu Kasenan dan Wijanto.

Rumor yang santer beredar, dalam kasus dugaan korupsi Jembatan Brawijaya akan segera dilakukan penahanan terhadap beberapa pejabat teras Pemkot Kediri. Kalau itu ternyata benar, ini akan menjadi peristiwa paling kelam dalam sejarah Kota Tahu Kediri. (tkr)

Berita terkait :  Walikota Kediri Mengeluh Sakit, Polisi Hentikan Pemeriksaan  –  Terkait Dugaan Korupsi Jembatan Brawijaya, 4 Anggota DPRD Kota Kediri Diperiksa Polisi  –  Kasenan, Tersangka Dua Kasus Korupsi  –  Dugaan Korupsi Jembatan Brawijaya, MOU Muncul Tiba-Tiba

6 thoughts on “Ketua DPRD Diperiksa dan Walikota Kediri Segera Menyusul

  1. Yang saya khawatirkan justru jika antara “harapan” masyarakat Kediri yg terlalu berlebih bertolak belakang dg “hasil” berupa putusan pengadilan yg amat sangat rendah. Bahkan saat ini masih berupa”proses” menuju ke “ruang pengadilan”. Kalau yg
    ditembak oleh masyarakat ternyata tidak bisa duduk di kursi pengadilan, apa reaksi dari masyarakat Kediri ?…he he he he he

  2. Ping-balik: Walikota Kediri Mengeluh Sakit, Polisi Hentikan Pemeriksaan | TABLOID SERGAP

  3. Ping-balik: Polda Jatim Dukung Penuh Penuntasan BAP Kasus Jembatan Brawijaya Kediri | TABLOID SERGAP

  4. Ping-balik: Polda Jatim Tidak Main-Main Tangani Kasus Jembatan Brawijaya | TABLOID SERGAP

  5. Ping-balik: Nur Muhyar Terima Setengah Milyar dari Proyek Jembatan Brawijaya? | TABLOID SERGAP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s