Dugaan Korupsi Jembatan Brawijaya, MOU Muncul Tiba-Tiba

Kholifi Yunon, Ardian Sayoga, Sunarko, Sudjoko Adi Purwanto, Yudi Ayubchan, Muhaimin, Hadi Sucipto dan Tamam Mustofa.

Kholifi Yunon, Ardian Sayoga, Sunarko, Sudjoko Adi Purwanto, Yudi Ayubchan, Muhaimin, Hadi Sucipto dan Tamam Mustofa.

Kediri (Sergap) – Ardian Sayoga, salah satu anggota DPRD Kota Kediri yang diperiksa Penyidik Tip[ikor (Tindak Pidana Korupsi) Polresta Kediri, mengaku tidak tahu adanya Kesepakatan/MoU (memorandum of understanding) tentang perencanaan anggaran Jembatan Brawijaya yang ditandatangani unsur pimpinan.

Anggota dewan dari Fraksi Joyo Boyo ini mengakui Panitia Khusus (pansus) persetujuan perencanaan anggaran tersebut memang ada. “Kita tetap mengacu pada aturan UU No 27 Tahun 2009 serta Peraturan Pemerintah 16 Tahun 2010, tentang prosedural penganggaran proyek multi years yang harus dilakukan melalui pansus. Misalnya mekanisme pansus yang mengatur, pembagian waktu pencairan anggaran,” ujar Ardian.

Namun, Ardian Sayoga melihat ada beberapa hal yang harus disikapi terkait prosedural tata cara untuk melakukan penganggaran setiap proyek. Pansus ini memutuskan pembagian waktu, di antaranya tahun pertama berapa miliar, tahun kedua sampai berakhirnya 1 tahun massa berakhirnya jabatan Walikota dan seberapa besar anggaran yang diambikan dari APBD Kota Kediri.

Agenda pansus waktu itu juga meminta klarifikasi terkait MoU. Pada saat itu, sebelum adanya persetujuan sikap Dewan meminta jaminan pada Pemerinah Kota Kediri pada tahun 2010, bahwa proyek tersebut didanai dari APBN. “Karena kita tahu posisi kita di bagian anggaran, kalau Kota Kediri dibebani dengan proyek multiyears, anggaran kita tidak akan maksimal untuk masyarakat Kota Kediri,” tegas Ardian.

“Karena kita tahu posisi kita di bagian anggaran, kalau Kota Kediri dibebani dengan proyek multiyears, anggaran kita tidak akan maksimal untuk masyarakat Kota Kediri. Ini yang kemarin sebenarnya harus dilakukan seluruh anggota DPR, kita tidak tahu kok tiba-tiba setelah ada pansus, muncul adanya MoU,” beber Ardian.

Sudah 8 Anggota Dewan yang Diperiksa

Sampai dengan hari Jumat (08/03/2013), Penyidik Tipikor Polresta Kediri secara resmi sudah memeriksa delapan orang anggota DPRD Kota Kediri sebagai saksi. Mereka adalah Kholifi Yunon, Ardian Sayoga, Sunarko, Sudjoko Adi Purwanto, Yudi Ayubchan, Muhaimin, Hadi Sucipto dan Tamam Mustofa. Empat nama pertama diperiksa terlebih dulu.

Kapolresta Kediri AKBP Ratno Kuncoro dikonfirmasi mengatakan, ijin dari Gubernur Jawa Timur untuk ijin pemeriksaan 30 anggota DPRD Kota Kediri sudah turun. Namun mungkin pemanggilan tidak akan semuanya, tergantung perkembangan penyidikan. “Mungkin tidak semuanya, hanya skala prioritas, hanya yang dianggap perlu saja,” jelasnya. (tkr)

Berita Terkait :    Walikota Kediri Mengeluh Sakit, Polisi Hentikan Pemeriksaan  –  Terkait Dugaan Korupsi Jembatan Brawijaya, 4 Anggota DPRD Kota Kediri Diperiksa Polisi  –  Kasenan, Tersangka Dua Kasus Korupsi  –  Ketua DPRD Diperiksa dan Walikota Kediri Segera Menyusul

8 thoughts on “Dugaan Korupsi Jembatan Brawijaya, MOU Muncul Tiba-Tiba

  1. Ping-balik: Terkait Dugaan Korupsi Jembatan Brawijaya, 4 Anggota DPRD Kota Kediri Diperiksa Polisi | TABLOID SERGAP

  2. Ping-balik: Kasenan, Tersangka Dua Kasus Korupsi | TABLOID SERGAP

  3. Ping-balik: Ketua DPRD Diperiksa dan Walikota Kediri Segera Menyusul | TABLOID SERGAP

  4. Ping-balik: Walikota Kediri Mengeluh Sakit, Polisi Hentikan Pemeriksaan | TABLOID SERGAP

  5. Ping-balik: Polda Jatim Dukung Penuh Penuntasan BAP Kasus Jembatan Brawijaya Kediri | TABLOID SERGAP

  6. Ping-balik: Polda Jatim Tidak Main-Main Tangani Kasus Jembatan Brawijaya | TABLOID SERGAP

  7. Ping-balik: Nur Muhyar Terima Setengah Milyar dari Proyek Jembatan Brawijaya? | TABLOID SERGAP

  8. Ping-balik: Penyidikan Kasus Jembatan Brawijaya Dikembalikan ke Polresta Kediri? | TABLOID SERGAP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s