Puncak Peringatan HUT Satpol PP se Jatim Ke 63 di Kota Kediri

Wakil Walikota Kediri, Dandim 0806 Kediri, Walikota, Wagub Jatim, Pj Kasatpl PP Jatim dan Kapolresta Kediri, menerima penghormatan saat defile

Wakil Walikota Kediri, Dandim 0809 Kediri, Walikota, Wagub Jatim, Pj Kasatpl PP Jatim dan Kapolresta Kediri, menerima penghormatan saat defile

Kediri (Sergap) – HUT Satpol Pamong Praja (PP) ke 63 dan HUT Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke 51 se Jatim diselenggarakan di Gelora Olahraga (GOR) Jayabaya, Kota Kediri, Jawa Timur, pada Selasa (5/3/2013).

Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Syafillah Yusuf, bertindak selaku Inspektur Upacara yang tahun 2013 ini bertemakan “Satuan Polisi Pamong Praja dan Satuan Perlindungan Masyarakat Konsisten Menjaga Citra dan Wibawa Pemerintah Daerah Melalui Tugas Pokok dan Fungsi”.

Dalam sambutannya, Drs H Saifullah Yusuf yang akrab dipanggil Gus Ipul, meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) lebih humanis, fleksibel dengan rakyat ketika dalam menjalankan tugasnya menegakkan Peraturan Daerah. “Dulu, cara mendekati masalah terkesan kaku, sekarang harus lebih fleksibel. Artinya, pendekatan, bukan pemaksaan,” katanya.

Harus ada perubahan dalam kinerja Satpol PP saat ini yakni lebih humanis karena lembaga ini merupakan bagian dari teman rakyat, sehingga harus menganggap orang lain seperti saudara. “Praktik-praktik untuk lebih humanis sudah diterapkan oleh Satpol PP Surabaya. Diharapkan, seluruh anggota Satpol PP di wilayah Jatim akan melakukan hal yang sama, sehingga lebih mudah dalam menjalankan tugasnya,” paparnya

Gus Ipul menjelaskan, implementasi yang harus dilakukan oleh Satpol PP dilapangan ketika menjalankan tugas harus mampu mencermati setiap permasalahan yang terjadi dilapangan ketika akan melakukan penegakkan Perda. “Sekarang cara pendekatan bisa dilakukan persuasif ataupun humanis. Dengan cara seperti itu bisa menjadikan bagian untuk menjaga citra Satpol PP sendiri,” paparnya.

Sementara itu, Pj. Kepala Satpol PP Prov Jatim, Sutartib mengatakan, dalam melaksanakan tugas menenggakkan Perda, seluruh anggota Satpol PP di Jatim sudah dilatih untuk dapat mengetahui dalam menjalankan kinerjanya. Cara pendekatan dengan masyarakat yang selama ini Satpol PP terkesan arogan dan keras, pihaknya berupaya merubah image atau pandangan yang salah selama ini oleh masyarakat.

“Kita harus merubah itu, seperti yang diiginkan pak gubernur bahwa satpol PP tidak boleh arogan, tidak boleh anarkis, tidak boleh kasar, bahkan harus bersikap persuasive dan humanis. Ini kita harus dorong dan bisa kita wujudkan,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, selain harus bersikap humanis dalam menjalankan kinerjanya, Satpol PP juga diminta untuk selalu memiliki inovasi. Dalam hal ini, harus mampu menyingkapi situasi demokrasi yang sudah berkembang pesat di Indonesia, khususnya di Jatim bahwa masyarakat perlu dilibatkan dan berpatisipasi dalam mengamankan lingkungan.  “Masyarakat harus kita ajak, terlibat, berpartisipasi dan jangan dijadikan obyek tapi bisa dijadikan subyek dalam menertibkan lingkungan kita masing-masing supaya aman. Tentunya, pembangunan bisa berjalan sehingga tujuan dari Negara bisa terpenuhi,” imbuhnya

Langkah kongkrit dilapangan, katanya, apabila ada melanggar ataupun menganggu maka Satpol PP berupaya menertibkan dengan cara humanis, terlebih dahulu dilakukan sosialisasi atau memberikan pemahaman lebih dulu sebelum melakukan penindakan dilapangan.

Sementara itu, Plt Kepala Satpol PP Kota Kediri Djati Utomo berharap dengan perayaan ulang tahun ini semakin membuat lembaga ini dekat dengan masyarakat.

Djati Utomo

Djati Utomo

Pihaknya juga berupaya semaksimal mungkin untuk menjalankan tugasnya dengan baik dan melakukan berbagai macam persuasif atau pendekatan dalam menyelesaikan suatu masalah, misalnya penertiban.

Dalam acara itu, terdapat berbagai macam atraksi antara lain drumband Satpol PP dan fragmen tari memadukan kesenian Jaranan dan Barongan dengan seni tari, Selasa (5/3/2013). Sanggar pimpinan Djati Utomo ini melibatkan puluhan penari. Fragmen menggambarkan perjuangan seorang raja mengamankan wilayahnya dari serangan musuh.

Acara juga diisi dengan defile pasukan Satpol PP di hadapan undangan. Acara defile ini dilombakan diikuti seluruh peleton Satpol PP kabupaten/kota dari seluruh Jatim.

Sehari sebelumnya, juga digelar bazaar yang dimulai pada pukul 14.00 dan alam harinya digelar wayang kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Anom Suroto dari Solo.

Jumlah petugas Satpol PP se-Jawa Timur yang hadir diperkirakan ada 2.600 anggota dan membuat penuh semua hotel di Kota Kediri dan sekitarnya. Untuk itu Pemkot Kediri telah membooking 600 kamar hotel yang bukan saja yang berada di dalam kota, namun juga di beberapa daerah pinggiran dan perbukitan di wilayah Kabupaten Kediri. (dick/tkr)

Iklan

One thought on “Puncak Peringatan HUT Satpol PP se Jatim Ke 63 di Kota Kediri

  1. saya sekeluarga
    mengucapkan terima kasih
    banyak kepada mbah sugeng
    atas nomor togelnya yang
    KEMARIN MBAH kasi yaitu
    [1993] alhamdulillah itu
    benar2 tembus MBAH dan
    berkat bantuan mbah sugeng
    saya bisa melunasi
    semua hutan2 orang tua saya
    yang ada di BANK BRI sekali
    lagi makasih banyak yah
    MBAH…. mau seperti saya
    hubungi mbah sugeng di
    0823-4803-1999 dijamin 100%
    pasti tembus dan silahkan
    buktikan sendir dijamin tidak MELESET
    ATAU KLIK DI BAWAH INI

    http://mastertogel788.webs.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s