Foto Bugil Guru SMP Berujung Pemerasan

foto bugilKediri, Sergap – Seorang janda PNS berinisial NA (43th), berprofesi sebagai guru SMP di Kediri harus menanggung malu yang tak terkira. Pasalnya, foto bugilnya disebar oleh kenalan barunya di jejaring sosial Facebook.

Berawal dari sebuah telpon nyasar dari seseorang yang mengaku bernama Pandhu alias Albert yang juga mengaku sebagai seorang polisi yang berdinas di Polres Palembang, Sumatera Selatan. Selanjutnya telpon dan SMS semakin sering terjadi di antara mereka. Dan NA merasa hatinya terpaut dengan Pandhu. Seakan gayung bersambut, Pandhu juga menyatakan cintanya kepada NA.

Suatu saat, Pandhu menyatakan keinginannya untuk meminang NA untuk menjadi pendamping hidupnya. NA semakin mabuk kepayang dalam buaian rayuan Pandhu walaupun hanya via telpon seluler. Apalagi Pandhu mengatakan tak peduli dengan status NA yang janda.

Namanya juga sedang terkena badai asmara, NA bahkan tak keberatan sama sekali ketika Pandhu meminta NA untuk mengirimkan foto bugilnya, dengan alasan ingin mengenal lebih dalam wanita pujaannya.

Bak pepatah cinta itu buta, korban bersedia menuruti permintaan Pandhu yang sama sekali tidak pernah bertatap muka dengan dirinya itu. Maka foto bugil yang diambil, pada Senin (21/12/2012) malam itu,  dikirimkan NA melalui MMS ke nomor HP Pandhu.

Ternyata, foto bugil NA yang tinggal di wilayah Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri ini, dijadikan alat melakukan pemerasan. Dengan mengancam akan menyebarluaskan foto bugil itu ke internet, NA diminta mentransfer  uang tunai sebesar Rp 6 juta. Pandhu “sang kekasih” itu, member batas waktu sampai pada hari Senin (24/12/2012) pukul 12.00 WIB.

Namun belum sampai batas waktu berakhir, ternyata Pandhu sudah mengunggah foto bugil korban ke jejaring sosial Facebook. Merasa dipermalukan, NA dengan ditemani teman seprofesinya memilih melapor ke Mapolres Kediri.

Kasubbag Humas Polres Kediri AKP Budi Nurtjahjo mengatakan, sudah menerima laporan korban dan kini tengah menyelidikinya. “Kasus itu masih dalam proses penyelidikan kami,” ujar AKP Budi Nurtjahjo, Rabu (26/12/2012).

Masih kata Budi, korban NA sudah dimintai keterangan. Selanjutnya, pihaknya akan mencari tahu keberadaan terlapor. Jika terbukti bersalah, terlapor dapat dijerat dengan UU RI No.41 Tahun 2008 tentang Pornografi, khususnya pasal 28.

Kemajuan teknologi informasi dan semakin mudahnya banyak orang memanfaatkan jaringan telpon selular dan internet, juga dapat berdampak negatif jika kurang berhati-hati dalam memanfaatkannya. Komunikasi dan interaksi dapat terjadi hanya cukup dalam sebuah telpon dalam genggaman. Waspadalah, waspadalah !!! (tri/red)

Berita terkait :   Tipu Daya Cinta Bu Buru Kehilangan Rp. 35 Juta

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s