Apakah Bu Menuk Korban Penipuan?

Bu Menuk Bhrahmawati

Bu Menuk Bhrahmawati

Banyuwangi, Sergap – Membeli sebidang tanah, mestinya seseorang itu dalam suasana kegembiraan, karena sedang menyiapkan sedang menyiapkan asset untuk masa depan keluarganya. Namun yang dialami oleh Menuk Bhrahmawati adalah sederet ketidakpastian dan kesedihan yang berlarut-larut.

Bu Menuk (panggilan akrabnya) juga tidak salah, karena tanah yang dibelinya tersebut mempunyai Sertifikat Hak Milik (SHM) dan proses pembayarannya juga dilakukan di hadapan seorang Notaris/Pejabat Pembuat Akta Tanah kawakan dan penjualanya adalah orang yang namanya tercatum sebagai pemilik di dalam SHM. Bagaimana ini semua bisa terjadi?

Sehari-hari Bu Menuk (panggilan akrabnya) dikenal sebagai pedagang Semangka. Karena tekun dan tangguh perempuan yang hidup tanpa suami ini sukses dalam usaha dagangnya. Bahkan ibu yang tinggal di Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi ini sudah mampu melayani langganannya satu hingga dua truk per hari yang dikirim ke Surabaya dan Denpasar.

Pada tanggal 24 Desember 2009, Ibu Menuk membayar tanah senilai Rp. 250 Juta sesuai dengan kesepakatan harga tanah yang disetujuinya dengan pemilik tanah. Pembayaran tanah tersebut dilakukan dihadapan Misbah Imam Subari, SH, M.Hum, seorang Notaris/Pejabat Pembuat Akte Tanah (PPAT) yang berkantor di Jajag.

Namun yang terjadi kemudian, Bu Menuk belum dapat mengusai apalagi memanfaatkan tanah yang telah dibayarnya lunas tersebut. Ia hanya dapat membawa dan menyimpan sebuah buku Sertifikat Hak Milik (SHM) yang atas namanya Sih Winarti, Mispan dan Supardi. Mengapa itu bisa terjadi?

Itu semua dikarenakan Bu Menuk pada bulan September 2012 yang lalu  menerima surat dari Notaris Misbah Imam Subari, SH, M.Hum bernomor : 07 NOT/IX/2012, yang isinya menerangkan bahwa :

– Proses peralihan atas Sertifikat Hak Milik Nomor 2399/Desa Sumberberas, seluas 470 m2 (empat ratus tujuh puluh meter persegi) diuraikan dalam surat ukur tertanggal 28 April 2006, Nomor 00026/2006, yang terletak di Propinsi Jawa Timur, Kabupaten Banyuwangi, Kecamatan Muncar, Desa Sumberberas yang tertulis atas nama : 1. Mispan, 2. Supardi, 3. Sih Winarti. Masih dalam proses peralihan ke atas nama Menuk Bhrahmawati.

– Adapun proses peralihan tersebut di atas hingga saat ini belum selesai dikarenakan ada pemblokiran di Kantor Pertanahan Banyuwangi.

Tentu saja Bu Menuk sangat terkejut. Dia tidak mengira bahwa tanah yang telah lunas dibayarnya sebesar Rp. 250 Juta tersebut tidak dapat diproses balik namanya. Padahal juga supaya semuanya benar menurut hukum ia sudah menggunakan jasa seorang Notaris/PPAT. Bahkan pembayarannya juga dilakukan di hadapan notaries Misbah Imam Subari, SH, M.Hum tersebut.

Dari hasil penelusuran Tabloid Sergap, diketahui bahwa yang mengajukan pemblokiran terhadap SHM atas nama Supardi, Mispan dan Sih Winarti adalah Ratna Wahyuni dan Drs. Jemino, suami istri yang beralamat di dusun Sidomulyo RT 02 RW 03 Desa Sumberberas, Muncar, Kabupaten Banyuwangi.

Dengan telah melakukan pengajuan pemblokiran tersebut, maka patut dipertanyakan dalam kapasitas sebagai apa suami istri ini mengajukannya ke Badan Pertanahan Banyuwangi.

Kalau ia sebagai pembeli, informasinya dia tidak memegang kuitansi atau apapun. Info selanjutnya Ratna Wahyuni dan Jemino juga bukan salah satu ahli waris dari  tanah yang tercatat pada Hak Leter C Desa Sumberberas dengan letak No. 0193 Kelas D1 dengan luas tanah 450 m2 tersebut.

Untuk kejelasannya, Tabloid Sergap akan melakukan investigasi secara lengkap, termasuk kemungkinan adanya perbuatan melawan hukum dalam kasus yang membuat Bu Menuk Bhrahmawati harus menunggu sekian tahun untuk bisa memanfaatkan tanah dan bangunan yang telah dibayarnya secara lunas, dengan disaksikan oleh seorang notaris dan beberapa orang saksi lainnya.

Patut diduga telah terjadi persekongkolan penipuan dengan korban Bu Menuk Bhrahmawati sebagai korbannya. Tabloid Sergap akan menelusuri kebenarannya. (Tim Biro Banyuwangi)

Iklan

One thought on “Apakah Bu Menuk Korban Penipuan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s