Massa FPI Bubarkan Peringatan Asyura di Makassar

Kapolsek Tamalanrea di tengah massa FPI

Makassar, Sergap – Sekitar 150 orang anggota Front Pembela Islam (FPI) Sulawesi Selatan (Sulsel) berkumpul di Gedung Graha Pena, di Jalan Urip Sumoharjo, Jumat (23/11/1012), sekitar pukul  21.20 Wita. Massa FPI tersebut berusaha membubarkan rangkaian acara Peringatan Asura yang diselenggarakan salah satu kelompok Syiah di Kota Makassar.

Ketika aksi massa FPI Sulsel tersebut hendak bergeser memasuki gedung Graha Pena Lantai II, mereka berhasil dihalau oleh sekitar 200 aparat dari Polsek Panakukang, Bankompol Makassar, dan Satuan Brimob Polda Sulsel yang bersenjata lengkap, sehingga insiden saling lempar antara massa FPI dan kelompok Syiah, berhasil diredam oleh aparat.

Massa FPI yang datang tak diundang dalam peringatan Asyura ini, merasa emosi dengan hadangan aparat keamanan itu kemudian merusak baliho-baliho milik kelompok Syiah yang dipajang di areal parkiran depan Gedung Graha Pena Kota Makassar.

Setelah diberi peringatan oleh aparat, akhirnya massa FPI memilih membubarkan diri dan kembali ke markasnya, di jalan Sungai Limboto. Tidak ada anggota FPI yang diamankan dalam insiden ini.

Hal serupa terulang lagi pada hari Minggu (25/112012) ketika Peringatan Asyura yang diselenggarakan kelompok Syiah, Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI), dalam rangka untuk memperingati gugurnya cucu Nabi Muhammad, SAW,  Imam Husein Bin Ali yang tewas di Karbala pada 10 Muharram di abad pertama Tahun Hijriyah. Peringatan itu dihadiri petinggi IJABI, Prof. Jalaluddin Rakhmat

Sekitar 100 FPI Sulsel tiba-tiba mendatangi gedung Iptek UNHAS untuk membubarkan kegiatan seminar.  Massa FPI menyita beberapa spanduk yang diduga menyimpang dari ajaran Islam. Sempat terjadi perebutan spanduk dengan anggota pengamanan dari Polsek Tamalanrea, Bankompol Makassar dan anggota Patmor Polrestabes Makassar.

Setelah diadakan diskusi oleh Kapolsek Tamalanrea Kompol H.Amiruddin dengan pimpinan FPI, selanjutnya spanduk-spanduk diamankan di Polrestabes oleh Kanit Shabara Polrestabes Makassar. Menurut pengakuan salah satu anggota FPI, kegiatan ini tidak mendapat Ijin dari Pembatu Rektor III Nasaruddin Salam. H. Ir, MT. (Hr/Ss)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s