Nama Munir Diusulkan Untuk Nama Jalan

Almarhum Munir

Batu, Sergap – Nama Munir, sang Pejuang Hak Azasi Manusia (HAM) diusulkan oleh sejumlah tokoh pemuda dan masyarakat Kota Batu untuk diabadikan sebagai salah satu nama jalan di Kota Batu.

Salah satu ruas jalan yang diusulkan adalah sebuah jalan di kawasan Bendo, Desa Sidomulyo Kecamatan Bumiaji yang menghubungkan antara Desa Sidomulyo dengan Desa Pandanrejo, yang memang belum ada nama jalannya. “Kita berharap usulan ini diakomodir oleh Pemerintah Kota Batu,” ujar Ani salah satu tokoh pemuda Kota Batu kepada wartawan, Sabtu (14/07/2012)

Usulan ini sebenarnya bukan barang baru. Pertama kali usulan itu disampaikan sekitar tahun 2007 kepada Walikota Batu saat itu, almarhum H. Imam Kabul. Namun hingga saat ini masih belum ada tanggapan dari Pemkot.

Usulan ini kembali mencuat seiring dengan rencana Pemkot Batu memberi nama – nama jalan. Pemkot Batu  sebelumnya telah menggelar pertemuan untuk membahas nama-nama jalan yang akan diganti tersebut.

Almarhum Munir yang nama lengkapnya Munir Said Thalib, lahir di Malang, Jawa Timur pada 8 Desember 1965. Ia adalah salah seorang pendiri dan koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan (KontraS). Ia meninggal pada 7 September 2004 dalam penerbangan pesawat Garuda Jakarta-Amsterdam yang transit di Singapura. Ia meninggal karena terkonsumsi racun arsenik dalam penerbangan menuju Belanda.

Pria keturunan Arab lulusan Fakultas Hukum Universitas Brawijaya ini merupakan seorang aktivis dan pejuang HAM Indonesia. Jabatan terakhirnya adalah Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau Hak Asasi Manusia Indonesia Imparsial. Almarhum dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sisir, Kota Batu.

Kepala Bagian Pemerintahan Pemkot Batu, Imam Suryono, mengatakan, rencananya nama jalan baru ini akan diresmikan pada hari Selasa (17/7) besok. “Sekarang masih dibahas dengan melibatkan sejumlah pihak terkait. Selain dari Pemkot, kami juga melibakan pihak kepolisian,” ucap Imam.

Menurutnya, ada beberapa jalan yang akan diganti, seperti Jalan Raya Beji – Mojorejo hingga Jalan Raya Dadaprejo diganti namanya menjadi Jalan Ir. Soekarno.  Sementara Jalan Raya Pendem hingga perbatasan Karangploso diberi nama dengan Jalan Dr. M. Hatta.

Pergantian nama ini sudah ditetapkan dengan Surat Keputusan Walikota Batu. Imam menambahkan, Pemkot Batu akan terus mensosialisasikan pemberian nama jalan baru ini. Tidak hanya di tingkat kota, tapi disosialisasikan melalui kecamatan dan desa/kelurahan. “Sehingga semua masyarakat tahu bahwa ada sejumlah jalan raya yang namanya sudah berganti,” tambah Imam. (Enny)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s